Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Olahraga - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menegaskan komitmen peningkatan bonus atlet melalui total anggaran Rp4,4 miliar yang digelontorkan usai lonjakan perolehan medali pada Peparda dan Porda 2025.
Pemkab menggelontorkan Rp4,4 miliar untuk bonus atlet berprestasi di Kabupaten Gunungkidul. Anggaran yang dialokasikan membengkak dari perkiraan karena raihan medali di ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) maupun Pekan Olahraga Daerah (Porda).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, bonus atlet berprestasi diberikan di Pantai Krakal di Kalurahan Ngestirejo, Tanjungsari, Selasa (9/12/2025) malam. Ia tidak menampik, pemberian penghargaan sempat tertunda karena anggaran yang dialokasikan belum memenuhi untuk diberikan kepada semua atlet yang meraih medali di ajang Peparda maupun Porda 2025.
“Kita jadi tuan rumah dan raihan medali melebihi target yang dicanangkan sebelum gelaran olahraga ini dilaksanakan,” kata Supri, Rabu (10/12/2025).
Dia menjelaskan, untuk alokasi bonus atlet pada awalnya hanya disediakan Rp2,2 miliar. Namun, karena target medali dalam gelaran Peparda maupun Porda melebihi yang dicanangkan, maka bonus yang diberikan ikut membengkak.
“Total yang dikucurkan untuk pemberian penghargaan Rp4,4 miliar. Anggaran berasal dari APBD dan adanya tambahan pendanaan sehingga bisa mencukupi untuk diberikan ke atlet berprestasi di Gunungkidul,” katanya.
Menurut Supri, untuk Porda menargetkan 45 medali emas dan 15 emas di Peparda. Meski demikian, setelah kedua event terselenggara, jumlah medali yang diraih kontingen Gunungkidul melebihi target. Pasalnya, di ajang Peparda meraih 29 medali emas, 13 perak, dan 29 perunggu.
Sedangkan untuk Porda mendapatkan 52 emas, 71 perak, dan 113 perunggu. “Ini prestasi membanggakan dan akhirnya bisa memberikan bonus kepada seluruh atlet di tahun anggaran yang sama,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, termasuk atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama kabupaten di ajang Peparda maupun Porda. Prestasi yang diraih bukan hanya memberikan inspirasi bagi generasi muda Gunungkidul untuk berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi tertinggi.
“Reward yang diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengakuan bahwa prestasi lahir dari disiplin, ketekunan, dan keberanian untuk terus bisa mengasah kemampuan yang dimiliki,” katanya.
Mbak Endah menegaskan komitmennya untuk terus memajukan olahraga di Gunungkidul. “Pemkab Gunungkidul berkomitmen penuh untuk memperkuat pembinaan dan memberikan fasilitas yang lebih baik ke depan sehingga bisa terus berprestasi,” katanya.
Dengan penguatan pendanaan bonus atlet ini, Pemkab menargetkan pembinaan olahraga semakin optimal dan prestasi daerah terus meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san