Dishub Bantul Renovasi 133 Lampu Trotoar Jalan Sudirman
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Bus sekolah khusus siswa disabilitas resmi dilaunching dan kebermanfaatannya sangat langsung dirasakan pada Rabu (1/10/2025). Diharapkan bisa menambah armada agar dapat menjangkau banyak siswa disabilitas di penjuru Kulonprogo. - Harian Jogja - Khairul Ma\'arif /
Harianjogja.com, BANTUL— Kebutuhan bus sekolah di Kabupaten Bantul dinilai masih jauh dari kondisi ideal. Hingga kini, Bantul baru memiliki satu unit bus sekolah yang beroperasi di wilayah Bantul Barat, sementara kebutuhan riil untuk melayani seluruh wilayah diperkirakan mencapai enam unit.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan keterbatasan armada menjadi tantangan utama dalam menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi pelajar. Secara perencanaan, Dishub Bantul menargetkan minimal tiga unit bus sekolah untuk menjangkau wilayah Bantul Barat, Tengah, dan Timur. Namun, jika mengacu pada kebutuhan di lapangan, idealnya setiap wilayah membutuhkan dua unit bus dengan rute berbeda.
“Kalau kebutuhan ideal, kami memperkirakan sekitar enam bus sekolah. Masing-masing wilayah, Barat, Tengah, dan Timur, dua unit dengan rute yang berbeda,” ujar Singgih, Sabtu (13/12/2025).
Singgih menjelaskan, upaya penambahan armada terus dilakukan melalui pengajuan proposal bantuan ke pemerintah pusat. Bantuan bus sekolah tersebut bersumber dari program Kementerian Perhubungan yang setiap tahun membuka alokasi anggaran bantuan teknis. Namun, hasil pengajuan yang diajukan Bantul belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan daerah.
Pada tahun ini, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperoleh alokasi dua unit kendaraan bantuan dari Kementerian Perhubungan, masing-masing untuk Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman. Sebelumnya, Bantul mengajukan permohonan tiga unit bus untuk wilayah Barat, Tengah, dan Timur, tetapi hanya satu unit yang disetujui.
“Yang kami terima saat ini masih simbolis, fisiknya belum datang. Insyaallah bulan Desember ini segera dikirim,” katanya.
Bus bantuan tersebut bukan berukuran besar, melainkan kendaraan jenis Hiace dengan kapasitas sekitar 18 penumpang. Armada itu secara khusus diperuntukkan untuk mendukung kegiatan Sekolah Rakyat (SR). Meski demikian, Dishub Bantul membuka peluang pemanfaatan kendaraan tersebut untuk kebutuhan transportasi sekolah lain, terutama jika ada kegiatan yang memerlukan fasilitasi armada.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji, menyebut pengajuan tambahan bus sekolah dilakukan hampir setiap tahun, baik melalui dana pemerintah pusat maupun skema dana keistimewaan (danais). Namun, untuk pengadaan tahun depan, proposal Bantul belum mendapat persetujuan.
“Kami setiap tahun selalu mengajukan. Tahun ini belum disetujui, kemungkinan karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Toto menambahkan, pemenuhan bus sekolah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Dishub Bantul, terutama untuk menjamin akses transportasi yang aman dan merata bagi pelajar di seluruh wilayah. “Kami ingin seperti Gunungkidul yang wilayahnya sudah terkover optimal untuk layanan bus sekolah,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2