Pendaki Gunung Wajib Tahu, Hindari Baju Katun agar Tak Kena Hipotermia
Pendaki gunung perlu waspada hipotermia. Pakar UMY mengingatkan bahaya baju katun dan membagikan cara menjaga suhu tubuh saat mendaki.
KA Bandara YIA Xpress menawarkan waktu tempuh lebih cepat yaitu hanya 35 menit menuju dan dari Bandara YIA Yogyakarta ke Stasiun Tugu Yogyakarta (ANTARA/HO-Humas Railink)
Harianjogja.com, JOGJA—Kereta Api Bandara YIA Xpress kembali melayani perjalanan penuh dari dan menuju Stasiun Tugu Yogyakarta pada Kamis (18/12/2025). Layanan ini menjadi pilihan utama penumpang pesawat karena menempuh rute langsung menuju Bandara YIA tanpa berhenti di Stasiun Wates.
Dengan tarif Rp50.000 sekali perjalanan, YIA Xpress menawarkan waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan KA Bandara reguler yang bertarif Rp20.000. Perbedaan layanan tersebut membuat Xpress kerap dipilih penumpang yang memiliki jadwal penerbangan ketat.
PT KAI menyediakan jadwal keberangkatan sejak pagi hingga malam hari. Penumpang diimbau mencermati jadwal dan datang lebih awal ke stasiun karena kereta bandara dikenal memiliki ketepatan waktu tinggi dan kapasitas terbatas pada jam tertentu.
Dari sisi rute, Xpress tidak berhenti di Stasiun Wates, sedangkan kereta regular berhenti di Stasiun Wates. Kereta YIA Xpress hari ini cocok digunakan oleh calon penumpang yang ingin cepat sampai tujuan.
Berikut adalah jadwal Kereta Bandara YIA Xpress Kamis 18 Desember 2025:
Rute dari Stasiun Tugu Jogja ke YIA
Pukul 06.00 WIB (KA Tambahan hanya Beroperasi Jumat, Sabtu dan Minggu)
Pukul 07.40 WIB
Pukul 07.57 WIB
Pukul 09.28 WIB
Pukul 09.51 WIB
Pukul 11.03 WIB
Pukul 13.28 WIB
Pukul 15.02 WIB
Pukul 15.30 WIB
Pukul 16.48 WIB
Pukul 17.15 WIB
Pukul 18.50 WIB
Pukul 20.12 WIB
Rute dari YIA ke Stasiun Tugu
Pukul 07.00 WIB
Pukul 08.40 WIB
Pukul 09.05 WIB
Pukul 10.20 WIB
Pukul 10.54 WIB
Pukul 12.24 WIB
Pukul 14.45 WIB
Pukul 15.45 WIB
Pukul 16.17 WIB
Pukul 18.00 WIB
Pukul 18.54 WIB
Pukul 20.15 WIB
Pukul 21.30 WIB
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendaki gunung perlu waspada hipotermia. Pakar UMY mengingatkan bahaya baju katun dan membagikan cara menjaga suhu tubuh saat mendaki.
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.