69 Warga Keracunan Nasi Boks Sleman, 1 Masih Rawat Inap
Keracunan nasi boks di Mlati Sleman sebabkan 69 warga sakit, satu masih dirawat inap dan diduga akibat kontaminasi makanan.
Kawasan Wisata Gardu Pandang Merapi - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) masih melakukan pencarian terhadap dua pendaki ilegal Gunung Merapi yang hingga Senin (22/12/2025) belum ditemukan, setelah tiga orang nekat melakukan pendakian tanpa izin pada Sabtu (20/12/2025).
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) menyampaikan tiga orang melakukan pendakian ilegal Gunung Merapi pada Sabtu (20/12/2025). Dua dari tiga pendaki ilegal tersebut hingga kini belum diketahui keberadaannya setelah turun melalui jalur yang tidak direkomendasikan.
Kepala Balai TNGM, Muhammad Wahyudi, mengatakan tiga pendaki ilegal Gunung Merapi itu berhasil mencapai Pasar Bubrah melalui jalur Kalitalang – Klaten. Setelah itu, ketiganya memutuskan turun melalui jalur Sapuangin – Klaten. Dalam perjalanan turun, satu pendaki mengalami sakit pada kaki dan meminta dua rekannya melanjutkan perjalanan untuk mencari bantuan.
Karena hari sudah malam, kondisi gelap dan kerapatan vegetasi membuat mereka bertahan di jalur pendakian Sapuangin. Sehari kemudian, dua dari tiga pendaki ilegal Gunung Merapi tersebut melanjutkan perjalanan turun. Dalam perjalanan, satu pendaki terperosok dan meminta rekannya yang berada di atas lereng untuk melanjutkan perjalanan lebih dahulu.
Pendaki yang terperosok tersebut ternyata masih dapat melanjutkan perjalanan dan berupaya mencari jalan keluar hingga akhirnya bertemu warga Sapuangin dan memperoleh pertolongan.
Hingga Senin (22/12/2025), baru satu pendaki ilegal Gunung Merapi yang berhasil turun setelah mendapat pertolongan warga. Dua pendaki lainnya belum diketahui keberadaannya, sementara BTNGM bersama pihak terkait masih melakukan proses pencarian.
“Imbauan kami tetap sama, seluruh masyarakat harus menaati aturan untuk tidak mendaki Gunung Merapi. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar proses pencarian dan evakuasi berjalan lancar,” kata Wahyudi lewat pesan tertulis, Senin (22/12/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keracunan nasi boks di Mlati Sleman sebabkan 69 warga sakit, satu masih dirawat inap dan diduga akibat kontaminasi makanan.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.