Advertisement

Proyek Prioritas Nasional di DIY Terus Dikebut Pemda

Ariq Fajar Hidayat
Selasa, 13 Januari 2026 - 00:17 WIB
Jumali
Proyek Prioritas Nasional di DIY Terus Dikebut Pemda Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. - Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY terus menggeber realisasi proyek prioritas nasional seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, dan Kampung Nelayan agar segera dimanfaatkan masyarakat.

Meski anggaran utama berasal dari Pemerintah Pusat, Pemda DIY berperan aktif dalam penyiapan persyaratan teknis dan administratif.

Advertisement

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) DIY, Danang Setiadi, menjelaskan bahwa keterlibatan daerah sangat krusial agar proyek-proyek strategis tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ekspansi Sekolah Rakyat ke Kulon Progo dan Sleman

Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat sedang berjalan di dua lokasi utama, yakni di Sonosewu (Kasihan, Bantul) dan Purwomartani (Kalasan, Sleman). Selain kedua titik tersebut, Pemda DIY tengah menyiapkan calon lokasi baru di Kulon Progo dan Moyudan (Sleman).

Bapperida kini fokus mengurus kelengkapan administrasi seperti status kepemilikan tanah, pembukaan lahan (land clearing), hingga dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Untuk tahun ini, harapannya pembangunan di Kulon Progo sudah bisa dimulai oleh pusat. Kami mendukung penuh persiapan persyaratan, termasuk izin lingkungan, agar prosesnya lancar,” ujar Danang, Senin (12/1/2026).

35 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Jadi Prioritas 2026

Di sektor ekonomi kerakyatan, tercatat sebanyak 483 unit koperasi di DIY telah berbadan hukum. Namun, untuk tahun anggaran 2026, Pemda DIY memprioritaskan pembangunan gerai fisik bagi 35 koperasi.

Setiap gerai membutuhkan lahan minimal 1.000 meter persegi. Pembangunan satu unit gerai diperkirakan menelan biaya sekitar Rp2,5 miliar yang bersumber dari Bank Himbara, ditambah Rp500 juta untuk modal operasional.

“35 koperasi itu yang kami usulkan terlebih dahulu untuk pembangunan gerainya. Pembangunan dan penganggarannya sebagian besar dibantu pusat agar koperasi ini segera beroperasi dan memberi manfaat ekonomi,” kata Danang.

Progres Kampung Nelayan Poncosari Capai 90 Persen

Proyek strategis lainnya, yakni Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Poncosari (Srandakan, Bantul), kini menunjukkan progres signifikan. Pembangunan utama telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan rampung pada Januari 2026 ini.

Terkait rencana di Gunungkidul, Danang menyebutkan bahwa lokasi sebelumnya di Sadeng tidak dapat direalisasikan karena fasilitas dermaga sudah tersedia secara memadai. Saat ini, Bapperida bersama pemerintah kabupaten sedang mengevaluasi potensi pengembangan di titik pesisir lainnya.

Pemda DIY menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan pusat guna memastikan semua persyaratan teknis terpenuhi tepat waktu. Dukungan daerah meliputi persiapan dokumen, monitoring pembangunan, hingga identifikasi potensi lokasi baru di masa depan.

Keberlanjutan proyek-proyek prioritas ini diharapkan mampu mendorong pemerataan akses pendidikan, penguatan ekonomi berbasis koperasi, serta peningkatan kesejahteraan nelayan di seluruh DIY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hadapi Rusia, Inggris Siapkan Rudal Nightfall untuk Ukraina

Hadapi Rusia, Inggris Siapkan Rudal Nightfall untuk Ukraina

News
| Senin, 12 Januari 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Wisata
| Minggu, 11 Januari 2026, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement