Advertisement
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Capai 78 Persen
Potret pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo di Kapanewon Tempel pada Rabu (26/2/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.2 ruas Trihanggo–Junction Sleman terus dikebut pada awal 2026. PT Adhi Karya menyatakan progres konstruksi jalan tol tersebut secara umum telah mencapai 78 persen.
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, menjelaskan capaian progres tersebut mencakup pekerjaan konstruksi utama baik pada segmen elevated maupun at grade.
Advertisement
"Iya, secara umum 78 persen [progresnya]," kata Agung dikutip Jumat (23/1/2026).
Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.2 membentang dari Simpang Empat Kronggagan di Trihanggo hingga Junction Sleman di Tirtoadi. Ruas ini dibangun dengan kombinasi konstruksi elevated atau melayang serta konstruksi at grade.
BACA JUGA
Konstruksi elevated diterapkan di area Ring Road Kronggahan, sementara konstruksi at grade dikerjakan di wilayah perkampungan Trihanggo, Tlogoadi, hingga Tirtoadi.
Agung menuturkan seluruh pier head atau kepala pilar penyangga jalan tol di atas Ring Road Utara telah selesai diputar. Namun, pembangunan Ramp On di sisi Ring Road Kronggahan masih menyisakan beberapa bidang lahan yang belum dibebaskan.
Pada area yang lahannya telah bebas, pembangunan Ramp On disebut sudah berlangsung secara masif. Ramp On tersebut nantinya akan berfungsi sebagai akses masuk kendaraan dari jalan arteri menuju badan jalan tol.
"Betul, tinggal menunggu pembebasan lahan. Ada beberapa lahan yang belum bebas itu. Tapi insyaallah ada pembayaran bulan ini. Ada satu pier head di lahan yang belum dibebaskan, nunggu itu," jelasnya.
Sementara itu, di area Tirtoadi dekat Junction Sleman, PT Adhi Karya menargetkan pelaksanaan erection girder pada abutment pada Maret 2026. Pemasangan girder tersebut akan membuat konstruksi tol melintasi Jalan Sidomoyo.
"Insyaallah Maret kita Sidomoyo ada erection girder di sana," tegas Agung.
Girder merupakan gelagar beton berbentuk balok yang dipasang di antara dua penyangga atau abutment jalan tol. Pemasangan girder di atas Jalan Sidomoyo menjadi tahap krusial karena kawasan Junction Sleman merupakan titik pertemuan Tol Jogja–Solo dengan Tol Jogja–Bawen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Dinilai Berisiko
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Angin Kencang Terjang DIY, BPBD Catat 2 Warga Sleman Meninggal Dunia
- Taman Budaya Bantul Dirancang Jadi Pusat Budaya dan Wisata
- Pemkab Bantul Perluas TK Negeri untuk Pendidikan Anak Usia Dini
- Dua Pengendara Motor Meninggal Tertimpa Pohon Randu di Lembah UGM
- Angin Kencang di Bantul, 11 Pohon Tumbang, Fasilitas Umum Rusak
Advertisement
Advertisement



