Polisi Ungkap Fakta Duel Remaja di Kulonprogo, Diduga Terkait Asmara
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Paspor Indonesia - ist/Dirjen Imigrasi
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pelayanan keimigrasian di Kabupaten Kulonprogo ditargetkan beroperasi penuh pada awal Februari 2026 seiring peralihan status dari Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Kota Jogja menjadi Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kulonprogo.
Selama ini, seluruh urusan keimigrasian masyarakat Kulonprogo masih berada di bawah naungan UKK Imigrasi Yogyakarta, sehingga warga harus ke luar daerah untuk mengakses layanan paspor dan administrasi keimigrasian lainnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kulonprogo, Wahyudiantoro, menegaskan kesiapan institusinya untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kulonprogo kini hadir di tengah masyarakat dan siap melayani pengurusan paspor,” ungkapnya, Jumat (23/1/2026).
Wahyudi, sapaan akrab Wahyudiantoro, menjelaskan terdapat dua mekanisme pengurusan paspor yang dapat dimanfaatkan masyarakat, yakni datang langsung ke Kantor Imigrasi Kulonprogo atau melalui aplikasi M-Paspor.
Menurutnya, penggunaan aplikasi M-Paspor memberikan kemudahan dan efisiensi karena pemohon tidak perlu datang langsung ke kantor pada tahap awal pengajuan.
Ia mengakui saat ini Kantor Imigrasi Kulonprogo masih berada dalam masa transisi administratif dari UKK Imigrasi Yogyakarta. Namun, proses tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Target kami awal Februari seluruh identitas sudah berubah menjadi Kantor Imigrasi Kulonprogo dan pelayanan paspor dapat berjalan sepenuhnya,” tegasnya.
Dukungan lintas sektor juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kulonprogo, Bambang Sutrisno, menekankan pentingnya sinergi dengan Kantor Imigrasi, khususnya dalam upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ia menilai keberadaan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menjadikan Kulonprogo sebagai salah satu pintu keluar-masuk internasional yang perlu diawasi secara serius.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menekan potensi TPPO, mengingat banyak warga Kulonprogo yang bekerja ke luar negeri,” ujar Bambang.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, turut menyatakan dukungan penuh terhadap operasional Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kulonprogo. Menurutnya, keberadaan kantor tersebut merupakan langkah strategis dalam peningkatan kualitas layanan publik di daerah.
“Pemkab Kulon Progo menyambut baik, dengan adanya kantor ini, warga Kulon Progo tidak perlu lagi jauh-jauh ke Sleman untuk mengurus paspor,” tutur Agung.
Dengan beroperasinya Kantor Imigrasi Kulonprogo secara penuh, Pemkab berharap akses layanan keimigrasian semakin mudah, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.