Anak Lepas Gadget di Festival Dolanan Tradisional Suryodiningratan
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Gempa bumi magnitudo 4,6 mengguncang Gunungkidul, DIY, Minggu sore. BMKG pastikan gempa tidak berpotensi tsunami, warga diminta tetap tenang. /X.
Harianjogja.com, JOGJA—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncang wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (21/1/2026) sore. Episenter gempa berada di laut, sekitar 106 kilometer barat daya Kabupaten Gunungkidul, dengan kedalaman 10 kilometer.
Berdasarkan unggahan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun X @bmkgjogja, gempa terjadi pukul 15.51 WIB. BMKG menegaskan peristiwa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
“Info Gempa Mag: 4.6, 25-Jan-26 15:51:24 WIB, Lok: 8.88 LS – 110.24 BT (106 km Barat Daya Gunungkidul–DIY), Kedlmn: 10 km,” tulis BMKG dalam unggahannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Namun, sejumlah warga di DIY mengaku merasakan getaran gempa.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hati-hati terhadap informasi tidak resmi, serta mengutamakan sumber data dari kanal resmi BMKG.
Getaran gempa juga dirasakan oleh sejumlah warga dan ramai diperbincangkan di media sosial X. Beberapa netizen mengaku merasakan guncangan cukup kuat hingga membuat mereka terkejut.
Seorang warganet, Arientia Purwitasari, menuliskan, “Pantesan kok kayak goyang njir geter, taunya gempa,” tulisnya sambil menyertakan emoji menangis.
Netizen lain dengan akun @imyour_tataa mengaku merasakan gempa cukup jelas di tempat tinggalnya. “Ihh pantesan kerasa banget di kostku, kirain aku salah,” tulisnya.
Hal serupa disampaikan Alia Septria Putri yang mengaku baru menyadari guncangan tersebut merupakan gempa. “Ihh pantesann, ternyata gempa beneran,” tulisnya.
Sementara itu, Ridwan Tri Atmojo menyebutkan wilayah Semin, Gunungkidul, menjadi salah satu lokasi yang merasakan getaran cukup kuat. “Semin, Gunungkidul kerasa banget,” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.