Advertisement

KSP Mekarsari DIY Tunda Pencairan Dana, Nasabah Resah

Kiki Luqman
Minggu, 25 Januari 2026 - 15:17 WIB
Sunartono
KSP Mekarsari DIY Tunda Pencairan Dana, Nasabah Resah Mbok Ginem (kanan) dan Ibu Winnie menunjukkan bukti pembayaran sejumlah uang ke KSP Mekarsari. Kiki Luqman

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Puluhan nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mekarsari di DIY resah karena dana simpanan berjangka dan bunga tidak bisa dicairkan, termasuk simpanan yang telah jatuh tempo.

Masalah pencairan dana di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mekarsari memicu keresahan di kalangan nasabah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dana yang disimpan melalui produk Dana Sejahtera hingga kini belum bisa ditarik, termasuk simpanan pokok yang telah melewati masa jatuh tempo.

Advertisement

Produk Dana Sejahtera berupa tabungan berjangka ini awalnya berjalan lancar. Namun, sejak beberapa bulan terakhir, pembayaran bunga terhenti dan pencairan simpanan pokok belum dapat dilakukan pihak koperasi.

Mbok Ginem (64), asisten rumah tangga asal Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul, salah satu nasabah terdampak, mengaku uang yang dikumpulkan dari hasil kerja puluhan tahun kini tak jelas keberadaannya.
“Uang saya itu hasil kerja sama majikan. Saya bekerja kan kalau makan dan lain-lain dicukupi Ibu (majikan), jadi gaji ditransfer ke tabungan saya. Sekarang uangnya kemana tidak tahu,” ujar Mbok Ginem, Minggu (25/1).

Total dana yang disetorkan Mbok Ginem ke KSP Mekarsari mencapai sekitar Rp80 juta. Setoran dilakukan melalui tenaga pemasaran koperasi berinisial S. Ia mengikuti program ini sejak tiga tahun lalu karena tertarik imbal hasil lebih besar dibanding bunga tabungan bank. Selama menjadi nasabah, bunga yang diterima berkisar Rp100.000 hingga Rp400.000 per bulan, dan ia sempat menerima sejumlah hadiah. Namun sejak September 2025, bunga tak lagi dibayarkan dan simpanan pokok tidak bisa dicairkan.

Persoalan serupa dialami Winnie Astuti (70), warga Baciro Baru, Kota Yogyakarta, yang juga merupakan majikan Mbok Ginem. Total dana yang disimpannya di KSP Mekarsari mencapai sekitar Rp2,6 miliar, disetor bertahap mulai Rp250 juta hingga Rp1 miliar.

“Pembayaran bunga lancar tiap bulan sekitar Rp18 juta, begitu juga pencairan simpanan jatuh tempo. Namun mulai September 2025 bunga tidak lagi cair, dan simpanan pokok yang jatuh tempo Januari Rp500 juta juga tidak bisa dicairkan. Pihak koperasi selalu memberi alasan tidak ada uang,” kata Winnie.

Winnie mengaku dana tersebut disiapkan sebagai investasi hari tua. Ia menyebut bukan satu-satunya korban, karena belasan nasabah lain di DIY mengalami kendala serupa.
“Saya menyimpan untuk masa depan, mau pensiun, selama ini hidup dari bunga Mekarsari. Sekarang tiap bulan Rp18 juta tidak diterima, dari total simpanan Rp2,6 miliar,” ujarnya.

Upaya untuk mendapatkan kembali dana yang menjadi bekal hari tua telah dilakukan Winnie melalui somasi dan laporan ke Polda Metro Jaya bersama pengacaranya.

S, tenaga pemasaran KSP Mekarsari, membenarkan koperasi belum mampu mencairkan dana nasabah. Masalah ini tidak hanya terjadi di DIY, tetapi juga di 17 cabang KSP Mekarsari di berbagai daerah. Ia menjelaskan khusus produk deposito Mbok Ginem dan Winnie awalnya lancar, tapi mulai pertengahan Juli 2025 terjadi keterlambatan pembayaran.
“Total simpanan berjangka nasabah di DIY mencapai Rp53 miliar dari empat tenaga pemasaran. Dari jumlah itu, sekitar Rp14 miliar ditangani langsung oleh saya,” kata S.

Meskipun pencairan tertunda, operasional kantor masih berjalan dan tenaga pemasaran tetap diminta melakukan penjualan, sehingga persoalan keterlambatan pembayaran berdampak pada seluruh nasabah deposito di 17 cabang KSP Mekarsari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Prabowo Temui Zidane di Davos, Dorong Kemajuan Sepak Bola Nasional

Prabowo Temui Zidane di Davos, Dorong Kemajuan Sepak Bola Nasional

News
| Minggu, 25 Januari 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement