Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Pelepasan merpati sebagai tanda peluncuran PT JMS yang salah satunya bergerak di bidang pengamanan di Kalurahan Pengkol, Nglipar. Sabtu (31/1/2026). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ratusan pemuda asal Indonesia Timur menyatakan kesiapan berkolaborasi dalam upaya pengamanan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan peran positif sekaligus menepis berbagai stigma negatif yang kerap berkembang di tengah masyarakat.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui jalur kerja profesional yang difasilitasi PT Jawara Mandiri Solution (JMS), sebuah perusahaan yang resmi diluncurkan di Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (31/1/2026). Perusahaan ini bergerak di bidang jasa pengamanan, konstruksi, serta penyediaan barang dan jasa.
Direktur Utama PT JMS, Budizo, mengatakan perusahaannya siap menjalin kerja sama dalam mendukung pengamanan dan pembangunan di wilayah DIY. Ke depan, jaringan PT JMS juga akan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia sehingga berpotensi melibatkan lebih banyak tenaga kerja, khususnya dari kalangan pemuda.
Budizo mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 100 pemuda asal Indonesia Timur telah dilibatkan dalam layanan jasa pengamanan yang dijalankan PT JMS. Meski demikian, perusahaan juga membuka peluang bagi tenaga kerja lokal agar tercipta kolaborasi yang seimbang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Sudah banyak putra daerah yang berminat bergabung dan kami sangat terbuka untuk berkolaborasi,” kata Budizo kepada wartawan, Sabtu siang.
Ia menjelaskan, keterlibatan pemuda asal Indonesia Timur dalam jalur profesional ini sekaligus menjadi upaya untuk mengikis anggapan negatif yang selama ini masih muncul di masyarakat. Budizo mengakui adanya stigma yang kerap melekat, seolah pemuda dari kawasan timur identik dengan tindakan onar dan kerusuhan.
“Saya juga orang Timur, sehingga kami ingin mengubah stigma negatif itu. Melalui pekerjaan yang profesional, kami ingin menunjukkan kontribusi nyata, termasuk membantu menjaga keamanan dengan berkolaborasi bersama TNI dan Polri,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Gunungkidul Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Supriyanto, menyambut baik kehadiran PT JMS yang membuka perusahaan jasa pengamanan di Kapanewon Nglipar. Ia berharap keberadaan perusahaan tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus sosial bagi masyarakat sekitar.
“Tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi mudah-mudahan juga dapat ikut berperan dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Gunungkidul,” kata Supriyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.