DPRD DIY Ungkap Masalah Serius Sektor Pertanian, Ini Penjelasannya
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Kampung Ramadan Jogokariyan 2024. - Harian Jogja/Jihan Nabilah
Harianjogja.com, JOGJA—Masjid Jogokariyan, Kota Jogja, kembali menggelar Pasar Sore Kampung Ramadhan Jogokariyan untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Tahun ini, panitia menyiapkan sebanyak 370 lapak pedagang dengan mayoritas diperuntukkan bagi warga di sekitar masjid.
Sekretaris Takmir Masjid Jogokariyan, Haidar Muhammad, menjelaskan penyediaan lapak tersebut merupakan bagian dari komitmen masjid dalam menggerakkan perekonomian masyarakat lokal selama Ramadhan.
“Dari total 370 lapak, sebanyak 320 kami prioritaskan untuk warga sekitar masjid. Sisanya 50 lapak dibuka bagi pedagang dari luar wilayah,” ujar Haidar, Rabu (4/2/2026).
Antusiasme pedagang terbilang tinggi. Haidar menyebut jumlah pendaftar untuk kuota lapak umum mencapai sekitar 1.000 orang, sehingga panitia terpaksa menerapkan sistem undian untuk menentukan pedagang yang berhak menempati lapak.
Selain menghadirkan pasar sore, Masjid Jogokariyan juga kembali melanjutkan tradisi berbagi takjil gratis bagi jamaah dan masyarakat umum. Tahun ini, jumlah takjil yang disediakan meningkat menjadi 3.800 porsi per hari.
“Jumlah ini sedikit lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang sekitar 3.500 porsi per hari. Hanya pada hari terakhir menjelang Idulfitri yang tidak dibagikan untuk umum,” jelasnya.
Untuk mendukung program berbagi takjil tersebut, takmir membuka donasi senilai Rp15.000 per porsi. Proses memasak melibatkan puluhan warga, khususnya ibu-ibu dari kelompok dasawisma di sekitar masjid.
“Ada sekitar 54 ibu-ibu yang ikut terlibat dalam memasak takjil setiap hari,” katanya.
Tak hanya kegiatan ekonomi dan sosial, Masjid Jogokariyan juga menyiapkan berbagai agenda dakwah selama Ramadhan. Mulai dari kajian rutin, talkshow, dialog kebangsaan, hingga menghadirkan sejumlah narasumber dan tokoh nasional.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat nilai spiritual jamaah, tetapi juga memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar masjid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.