Advertisement

Taman Budaya Bantul Segera Dibangun Seusai Lebaran 2026

Kiki Luqman
Kamis, 19 Februari 2026 - 12:07 WIB
Maya Herawati
Taman Budaya Bantul Segera Dibangun Seusai Lebaran 2026 Foto ilustrasi proses pembangunan Taman Budaya Bantul, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Rencana pembangunan Taman Budaya Bantul (TBB) di Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, disambut positif masyarakat karena proyek yang dinanti sejak lama akhirnya memasuki tahap realisasi. Hal ini ditegaskan pemerintah setempat setelah kepastian pembangunan disampaikan kepada warga melalui sosialisasi resmi lintas instansi.

Panewu Pajangan, Anjar Arintaka Putra, menjelaskan lahan untuk pembangunan Taman Budaya Bantul sebenarnya telah dibebaskan sejak 2021. Namun, proyek baru akan memasuki tahap pembangunan fisik seusai Hari Raya Idulfitri 2026.

Advertisement

“Warga sangat mengapresiasi dan merasa senang karena setelah menunggu hampir lima tahun, akhirnya ada kepastian pembangunan taman budaya ini,” ujar Anjar, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan kepastian tersebut telah disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum Bantul, Dinas Kebudayaan Bantul, pemerintah kalurahan, serta masyarakat setempat. Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa proses lelang proyek akan rampung seusai Lebaran, kemudian dilanjutkan tahap pematangan lahan sebagai persiapan pembangunan fisik kawasan Taman Budaya Bantul.

Pada tahap awal 2026, pembangunan difokuskan pada kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) serta ikon kawasan taman budaya. Infrastruktur pendukung lain, termasuk pendopo, direncanakan dikerjakan pada tahap lanjutan.

“Untuk tahap awal ini pembangunannya masih terbatas pada kantor UPTD dan ikon kawasan. Pembangunan fasilitas lain seperti pendopo kemungkinan dilanjutkan pada tahap berikutnya,” jelasnya.

Menurut Anjar, keberadaan Taman Budaya Bantul di Pajangan diharapkan mampu menjadi destinasi wisata budaya baru sekaligus ruang ekspresi bagi para pelaku seni lokal. Wilayah Pajangan dinilai memiliki potensi seni dan budaya yang besar, mulai dari permainan tradisional anak hingga kesenian bernuansa religi dan tradisi Jawa yang masih aktif berkembang di masyarakat.

“Pelaku seni di Pajangan cukup banyak dan aktif. Dengan adanya taman budaya, harapannya bisa menjadi ruang bagi semua komunitas seni untuk berkegiatan dan menampilkan karya mereka,” katanya.

Selain berfungsi sebagai pusat kegiatan seni, kawasan Taman Budaya Bantul juga dirancang untuk mendukung pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Pengelolaan kawasan nantinya melibatkan UPTD yang bertugas mengatur kegiatan seni sekaligus mengakomodasi aktivitas ekonomi masyarakat lokal.

Pemerintah kapanewon juga berencana terus berkoordinasi dengan warga terkait dampak aktivitas pembangunan, termasuk mobilitas kendaraan proyek dan distribusi material, agar proses pembangunan Taman Budaya Bantul dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

“Koordinasi akan terus dilakukan, terutama jika nanti ada distribusi material proyek yang melewati permukiman warga. Harapannya pembangunan bisa berjalan lancar dan tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pembangunan Taman Budaya Bantul seusai Lebaran 2026, pemerintah berharap kawasan tersebut dapat menjadi pusat kegiatan seni, destinasi wisata budaya, serta penggerak ekonomi lokal berbasis UMKM di wilayah Pajangan dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

KPK Periksa Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Impor Barang KW

KPK Periksa Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Impor Barang KW

News
| Kamis, 19 Februari 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement