18 Guru Kulonprogo Mundur, Gaji Minim Pilih Kerja di SPPG
Sebanyak 18 guru Kulonprogo mundur saat proses JLOP. Gaji minim diduga jadi penyebab, memperparah kekurangan tenaga pendidik.
Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates, Kulonprogo digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di sebuah area perkebunan, Rabu (25/3/2026) siang.
Penemuan tragis tersebut bermula dari kecurigaan warga yang mencium aroma busuk menyengat serupa bangkai di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa identitas jasad pria tersebut telah diketahui berinisial S (48), warga asli Wates. Ia membenarkan bahwa keberadaan korban terungkap setelah warga sekitar berupaya menelusuri sumber bau yang sangat mengganggu penciuman tersebut.
"Kemudian warga mencari sumber bau menyengat tersebut sampai akhirnya menemukan jenazah S dalam kondisi sudah membusuk di kebun tepat di bawah pohon kelapa," ungkap Sarjoko kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
Temuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Wates yang langsung berkoordinasi dengan tim medis untuk melakukan identifikasi awal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Kondisi jasad yang sudah mengalami pembusukan lanjut menjadi indikator lama waktu kematian pria malang tersebut.
"Diperkirakan S sudah meninggal dunia lebih dari empat hari," jelas Sarjoko terkait hasil analisis medis di lapangan. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban di lokasi terbuka tersebut.
Kejadian ini sempat menarik perhatian masyarakat setempat di tengah suasana arus balik Lebaran 2026 yang melintasi wilayah Kulonprogo.
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau anggota keluarga yang hilang guna mempercepat proses penanganan. Jenazah S kini telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 guru Kulonprogo mundur saat proses JLOP. Gaji minim diduga jadi penyebab, memperparah kekurangan tenaga pendidik.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.