Lansia di Jogja Jadi Tantangan Penerapan Identitas Digital
Dukcapil Kota Jogja memperkirakan 30% warga masih kesulitan menggunakan IKD, terutama lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.
Foto ilustrasi kursi pejabat ASN, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA— Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jogja memasuki tahap lanjutan setelah tujuh kandidat dinyatakan lolos seleksi administrasi. Tahapan berikutnya kini difokuskan pada uji kompetensi hingga wawancara sebelum penentuan akhir.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyebut seluruh proses administratif telah rampung pekan ini dan para peserta siap melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Yang lolos administrasi ada tujuh orang. Tahapan seleksi administratif sudah selesai minggu ini,” katanya, Rabu (15/4/2026).
Tahap selanjutnya berupa uji kompetensi dan presentasi dijadwalkan berlangsung hingga akhir April 2026. Setelah itu, panitia seleksi akan menggelar wawancara pada awal Mei.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, hasil seleksi diperkirakan rampung pada pertengahan Mei, dengan pelantikan ditargetkan akhir Mei atau awal Juni 2026.
“Kalau semua berjalan lancar, pertengahan Mei sudah selesai. Kemungkinan akhir Mei atau awal Juni sudah bisa dilakukan pelantikan,” jelas Hasto.
Seluruh peserta yang lolos berasal dari internal Pemerintah Kota Yogyakarta. Hal ini dinilai menjadi nilai tambah karena para kandidat telah memahami dinamika birokrasi dan kebutuhan pelayanan publik di Kota Jogja.
Meski demikian, Hasto menegaskan proses penilaian sepenuhnya menjadi kewenangan panitia seleksi dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Panitia seleksi dari provinsi yang akan menguji. Kami di sini sebagai pengguna saja,” ujarnya.
Dalam proses seleksi ini, Hasto menyoroti pentingnya sosok Sekda yang mampu bekerja mandiri serta memiliki inovasi tinggi, terutama di tengah keterbatasan anggaran.
“Yang penting itu inovasi. Di tengah keterbatasan anggaran, harus kreatif dan mampu membuat terobosan agar hasilnya tetap optimal,” tegasnya.
Selain kompetensi, aspek keterbukaan dalam proses rekrutmen juga menjadi perhatian penting. Transparansi dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan seleksi berjalan objektif dan bebas dari intervensi.
Dengan proses yang terbuka, masyarakat dapat memantau tahapan seleksi, sementara para peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat. Hal ini juga sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance dalam pengisian jabatan strategis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dukcapil Kota Jogja memperkirakan 30% warga masih kesulitan menggunakan IKD, terutama lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Subaru membentuk divisi khusus mobil sport untuk menghidupkan kembali DNA performa yang selama ini identik dengan WRX STI. Penggemar kini menanti gebrakan besar
Timnas Indonesia menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. John Herdman dan Nadeo Argawinata optimistis Garuda mampu membuka turnamen dengan k
Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, fitur verifikasi akun gratis melalui video selfie. Simak cara mendapatkan lencana verifikasi dan perbedaannya dengan M