Advertisement

Girder Tol Jogja-Solo Dipasang, Ini Rekayasa Jalur Ring Road Trihanggo

Catur Dwi Janati
Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB
Sunartono
Girder Tol Jogja-Solo Dipasang, Ini Rekayasa Jalur Ring Road Trihanggo Infografis rekayasa lalu lintas dampak pemasangan girder Tol Jogja-Solo pada Kamis (16/4/2026). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Rekayasa lalu lintas diberlakukan di kawasan Ring Road Sleman mulai Kamis (16/4/2026) malam seiring pemasangan girder proyek Tol Jogja-Solo di Tikungan Ngawen, dekat Simpang Kronggahan, Trihanggo, Gamping. Pengendara diminta waspada karena jalur akan diubah selama proses berlangsung.

Pemasangan girder oleh PT Adhi Karya pada proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman ini dilakukan pada malam hari, yakni pukul 21.00 WIB hingga 05.00 WIB. Selama pekerjaan, skema contraflow atau buka tutup jalur diterapkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Advertisement

“Rekayasanya nanti contraflow, tapi kalau memungkinkan masih On/Off. Jadi yang di pojokan itu, yang tikungannya di Ngawen, Kronggahan,” ujar Humas proyek, Agung Murhandjanto.

Dalam skema tersebut, kendaraan dari arah timur Simpang Kronggahan menuju barat akan berbagi jalur dengan kendaraan dari arah selatan. Sementara arus dari arah selatan, seperti dari kawasan Westlake atau Demak Ijo, akan diarahkan memutar melalui u-turn di Ring Road Barat sebelum masuk jalur berlawanan.

“Jadi nanti yang dari arah Westlake itu nanti yang mau menuju utara itu kan ada U-turn, nah itu dimasukkan, masuk ke arah sebaliknya. Jadi ke yang sisi kiri kalau dari Jogja itu nanti contraflow-nya di situ,” jelasnya.

Ia menambahkan lajur utara akan digunakan untuk pengerjaan, sementara lajur selatan difungsikan sebagai jalur contraflow.

Rekayasa lalu lintas ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 April 2026. Pemasangan girder sendiri akan dilakukan bertahap dari Tikungan Ngawen ke arah timur dan berpotensi berlanjut setiap malam.

“Agendanya terus-menerus ini ya. Ini langsung melanjut hari-hari berikutnya. Pengerjaan itu terus setiap malam ya hampir tiap malam, nanti kami info lagi untuk perkembangannya,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran dan keamanan, kontraktor menyiapkan rambu tambahan, penerangan, serta menambah personel keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lapangan.

Girder yang dipasang merupakan balok beton panjang yang berfungsi sebagai penopang utama struktur jalan tol, dipasang melintang di antara pilar-pilar penyangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat

Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat

News
| Kamis, 16 April 2026, 19:57 WIB

Advertisement

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Wisata
| Selasa, 14 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement