Malioboro Full Pedestrian Ditarget 1 November, Ini yang Masih Disiapkan Pemda DIY
Malioboro full pedestrian ditarget mulai 1 November. Pemda DIY masih mengatur lalu lintas, akses hotel, bongkar muat, dan wisatawan.
Ilustrasi Kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mulai mengintensifkan langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino 2026 yang diprediksi berlangsung hingga Oktober. Sejumlah upaya telah disiapkan, mulai dari penerbitan surat edaran bupati, koordinasi lintas sektor, hingga persiapan personel, sarana prasarana, dan posko khusus El Nino.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, mengungkapkan bahwa sejak awal April 2026 pihaknya telah menggelar kick off dan sarasehan bersama BMKG guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak El Nino. Koordinasi juga telah dilakukan dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Jadi fenomena El Nino bisa mengakibatkan kebakaran, kekeringan, masalah kesehatan hingga dampak ke pertanian. Kesehatan mulai dari ispa, dehidrasi sudah diantisipasi oleh teman-teman Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, maupun Puskesmas," ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, sektor pertanian menjadi salah satu fokus mitigasi melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Perikanan. Langkah yang disiapkan mencakup pengaturan pola tanam hingga pengelolaan distribusi air untuk menjaga produktivitas lahan.
Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) turut melakukan perbaikan jaringan irigasi tersier guna mencegah kebocoran dan mengoptimalkan distribusi air ke area persawahan.
"Lalu di kami akan fokus untuk mengatasi kebakaran dan kekeringan. Sumber Daya Manusia (SDM) sudah kami siapkan, armada, dan peta bencananya," jelasnya.
BPBD Bantul juga telah memetakan wilayah rawan kebakaran lahan, di antaranya Pleret, Imogiri, Pundong, dan Kretek. Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan kawasan Imogiri dan Nawungan memiliki potensi tinggi terhadap kejadian kebakaran.
Untuk menekan risiko, BPBD telah menyebarkan surat edaran kepada masyarakat melalui RT dan kelompok petani agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Jika pembakaran terpaksa dilakukan, warga diminta memastikan pengawasan ketat dan pembatasan area.
"Kami sudah mengantisipasi menyiapkan 104 personel pemadam kebakaran, lalu armada mobil pemadam kebakaran kita punya 8, lalu tanki ada 2," paparnya.
Sementara itu, potensi kekeringan diprediksi melanda sejumlah wilayah seperti Piyungan, Pleret, Pundong, sebagian Pandak, Srandakan, Pajangan, hingga sebagian Sedayu. Periode El Nino diperkirakan berlangsung April hingga Oktober 2026, dengan puncak kekeringan ekstrem terjadi pada Juli hingga Oktober.
Mujahid menambahkan, apabila prediksi BMKG akurat, maka dampak kekeringan berpotensi meluas dengan durasi yang cukup panjang. Dalam kondisi tersebut, dukungan tambahan termasuk pembukaan donasi oleh PMI dapat menjadi opsi untuk memperkuat penanganan di lapangan.
"Kami tinggal melihat perkembangan situasinya, prinsip kami BPBD sudah ada anggaran. Jadi untuk dropping tangki air menganggarkan sekitar 400 tanki atau berapa itu. Lalu di dinas sosial juga ada alokasi anggaran untuk itu," paparnya.
Selain distribusi air bersih, BPBD Bantul juga mulai mengaktifkan sumur-sumur sumber air serta menyiapkan tampungan portabel untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Upaya ini dibarengi dengan edukasi kepada warga di wilayah rawan kekeringan agar lebih bijak dalam penggunaan air selama periode El Nino 2026 berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Malioboro full pedestrian ditarget mulai 1 November. Pemda DIY masih mengatur lalu lintas, akses hotel, bongkar muat, dan wisatawan.
Bagus Mahendra, korban KM Virgo asal Klaten, akan dimakamkan di Lumbungkerep setelah jenazahnya ditemukan dan identitasnya dipastikan.
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Donald Trump bertemu Delcy Rodriguez di sela Sidang PBB di New York. Keduanya membahas hubungan bilateral, energi, pertambangan, dan keamanan.
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Rumah warga kurang mampu di Sumberlawang Sragen ambruk. Nenek 75 tahun terluka dan rumahnya mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.