Kulonprogo Terancam Langgar Aturan Belanja Pegawai 30 Persen pada 2027
Pemkab Kulonprogo mengaku kesulitan memenuhi aturan belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027. Belanja pegawai masih 38 persen dan daerah menegaskan tidak
Istimewa - Rumah Lasinem warga Kalurahan Sidorejo yang masih terus dilakukan pembangunan dalam rangkaian TMMD Reguler ke-128 oleh Kodim Kulonprogo baru-baru ini. Termasuk rabat beton terus dilakukan pengerjaan bersama dengan masyarakat setempat
Harianjogja.com, KULONPROGO—Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Kalurahan Sidorejo, Lendah, Kulon Progo menunjukkan progres signifikan. Berbagai pembangunan fisik seperti rabat beton, talud, rumah tidak layak huni (RTLH), hingga fasilitas sanitasi terus dikebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan TMMD oleh Kodim 0731/Kulon Progo melibatkan personel TNI yang turun langsung bersama warga. Mereka terlibat dalam pengerjaan rabat beton, talud, RTLH, sumur bor, hingga jambanisasi, mulai dari mengaduk semen hingga memplester tembok di lokasi kegiatan.
Babinsa Kalurahan Sidorejo, Sertu Pardi menyampaikan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana dan menunjukkan tren positif. “Progres semuanya berjalan positif dan terus melangkah sehingga rabat beton, talud, RTLH, sumur bor, jambanisasi diharapkan rampung sesuai targetnya,” katanya kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).
Ia merinci, progres rabat beton dan talud saat ini masing-masing telah mencapai 21 persen. Sementara itu, pembangunan RTLH mencatat progres 44,2 persen, sumur bor 79,8 persen, dan jambanisasi 11,2 persen. Capaian tersebut diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Menurut Pardi, program jambanisasi difokuskan bagi warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi, sedangkan RTLH diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan hunian layak secara mendesak. Ia menilai keberadaan jamban yang memadai sangat penting karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas kesehatan warga.
Dalam pelaksanaannya, TMMD Reguler ke-128 juga menyalurkan bantuan jambanisasi kepada warga, salah satunya kepada Eko Purwanto di Padukuhan Kwarakan. “Bantuan jamban yang diberikan untuk TMMD Reguler ini sebanyak lima unit,” ucap Pardi.
Eko mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, ia dan keluarganya belum memiliki fasilitas MCK yang layak. Bantuan jambanisasi ini dinilai menjadi solusi penting untuk meningkatkan kesehatan keluarga.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami karena selama ini belum memiliki jamban,” ungkapnya. Ia juga memastikan akan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang tanpa cepat mengalami kerusakan.
Selain itu, program RTLH turut menyasar rumah milik Lasinem yang masih berupa bangunan semipermanen. Keterbatasan biaya membuatnya belum mampu membangun rumah layak huni. Melalui TMMD, personel TNI kini membantu membangun rumah tersebut menjadi hunian permanen yang lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo mengaku kesulitan memenuhi aturan belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027. Belanja pegawai masih 38 persen dan daerah menegaskan tidak
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te