45 ASN Sleman Naik Pangkat, Ini Pesan Bupati Harda Kiswaya
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan SK kenaikan pangkat golongan IV kepada 45 ASN pada 24 Agustus 2026.
Petugas pemadam kebakaran dan polisi mendatangi lokasi kebakaran di Saroharjo, Ngaglik, Sleman pada Jumat (28/8/2026) malam./Istimewa -- Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Api melalap sebuah rumah sekaligus tempat usaha di Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan enam kendaraan dan menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
Lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api. Setelah sekitar 1,5 jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan kebakaran diduga bermula ketika pemilik rumah mengambil bahan bakar berupa bensin menggunakan selang.
Bensin tersebut disedot dari tangki mobil Daihatsu Grand Max putih. Dalam prosesnya, bensin diduga menetes di sekitar lokasi kejadian.
Pada waktu bersamaan, seorang saksi diketahui sedang menggunakan setrika uap. Panas dari peralatan tersebut diduga menyambar tetesan atau uap bensin hingga memicu munculnya api.
"Diduga panas dari setrika tersebut menyambar tetesan atau uap bensin hingga memicu api," terang Argo pada Sabtu (29/8/2026).
Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar kendaraan yang berada di lokasi. Kobaran juga merambat menuju rumah hingga menghanguskan sejumlah perabotan.
Warga yang mengetahui kebakaran segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk menangani api.
"Api berhasil dipadamkan sekitar 1,5 jam kemudian," terangnya.
Kebakaran tersebut menyebabkan enam kendaraan hangus. Kendaraan yang terbakar terdiri atas satu unit Honda Freed putih, satu unit Daihatsu Grand Max putih, serta empat unit sepeda motor.
Selain kendaraan, sejumlah perabotan rumah turut terbakar. Polisi memperkirakan total kerugian materi akibat peristiwa tersebut mencapai Rp1,5 miliar.
Pemilik rumah juga mengalami luka bakar pada bagian kaki kanan dan kiri serta tumit. Meski demikian, Argo memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Setelah api dipadamkan, petugas Polsek Ngaglik bersama Tim Identifikasi Polresta Sleman melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran yang melanda rumah sekaligus tempat usaha tersebut.
Polresta Sleman mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika memindahkan maupun menyimpan bahan bakar.
Argo meminta masyarakat tidak menempatkan bensin di dekat sumber panas, api, peralatan listrik, maupun benda lain yang berpotensi menimbulkan percikan.
"Proses pemindahan bahan bakar hendaknya dilakukan di tempat terbuka, aman, dan memiliki ventilasi yang baik," tandasnya.
Masyarakat juga diimbau segera menghubungi pemadam kebakaran dan kepolisian apabila terjadi kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan api tidak meluas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan SK kenaikan pangkat golongan IV kepada 45 ASN pada 24 Agustus 2026.
Komdigi menjembatani Yogi dengan Telkomsat dan Starlink agar penyediaan internet di Mentawai dapat dilakukan secara legal dan berizin.
Truk dump kecelakaan di Jalan Magelang Sleman, Sabtu pagi. Sopir dan penumpang luka setelah truk menabrak tiang telepon dan masuk parit.
Akademisi mendorong RPPLH DIY 2026–2056 terintegrasi dengan tata ruang, pembangunan, penganggaran, dan program lingkungan.
Kemenhub mempercepat perbaikan terminal, bandara, dan pelabuhan terdampak gempa NTT. Distribusi logistik dialihkan lewat jalur laut jika akses darat terganggu.
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.