UIN Sunan Kalijaga Jogja Peringkat Kedua Nasional Versi THE WUR 2027
UIN Sunan Kalijaga masuk kelompok 801–1000 dunia THE WUR 2027 dan tercatat di posisi kedua nasional bersama sejumlah kampus Indonesia.
Foto Langgeng Purnomo saat masih berpangkat bintang satu. Kini telah berpangkat Irjen dan ditunjuk sebagai Kapolda DIY yang baru. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Irjen Pol. Langgeng Purnomo kini dipercaya memimpin Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia ditunjuk sebagai Kapolda DIY melalui mutasi Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Langgeng menggantikan Irjen Anggoro Sukartono yang dimutasi menjadi Pati Baharkam Polri dalam rangka penugasan pada Wantimpres. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan Polri.
Lantas, siapa Irjen Langgeng Purnomo? Perwira tinggi Polri ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 dan memiliki pengalaman di sejumlah jabatan kewilayahan serta bidang sumber daya manusia Polri.
Biodata Irjen Langgeng Purnomo
Irjen Pol. Langgeng Purnomo lahir di Kebumen, Jawa Tengah, pada 15 Juni 1972. Ia merupakan lulusan Akpol 1995.
Selain Akpol, Langgeng tercatat pernah menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sespimen, dan Sespimti. Ia juga menyandang gelar S.I.K. dan M.H.
Saat ini Langgeng berpangkat Inspektur Jenderal Polisi atau bintang dua. Jabatan barunya adalah Kapolda DIY.
Pernah Jadi Kapolres Grobogan dan Klaten
Karier Langgeng Purnomo di kepolisian antara lain ditandai dengan pengalaman memimpin satuan kewilayahan. Ia pernah dipercaya sebagai Kapolres Grobogan pada 2012.
Dua tahun kemudian, Langgeng mendapat tugas sebagai Kapolres Klaten. Pengalaman di tingkat kewilayahan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sejumlah penugasan di bidang sumber daya manusia Polri.
Pada 2016, ia tercatat menjabat Kasubbagsiswatperspsi Bagjiansis Rojianstra SSDM Polri. Berikutnya, ia mendapat penugasan sebagai Karo SDM Polda Banten pada 2018.
Kariernya di lingkungan SSDM Polri berlanjut sebagai Kabagdiapers Rodalpers SSDM Polri pada 2019 dan Analis Kebijakan Madya Bidang Dalpers SSDM Polri pada 2020.
Langgeng kemudian dipercaya sebagai Karo SDM Polda Kalbar dan Karo SDM Polda Metro Jaya pada 2022. Ia selanjutnya menjabat Karobinkar SSDM Polri sebelum mendapat penugasan baru pada 2026.
Dari Divkum Polri ke Kapolda DIY
Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda DIY, Langgeng tercatat mendapat penugasan sebagai Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tingkat I Divkum Polri.
Dalam telegram mutasi tertanggal 2 Oktober 2026, posisi tersebut menjadi jabatan sebelumnya sebelum Langgeng ditunjuk sebagai Kapolda DIY.
Dengan pengalaman di bidang kewilayahan, manajemen SDM, pembinaan karier, hingga regulasi kepolisian, Langgeng kini mendapat amanah memimpin Polda DIY.
Penunjukan Langgeng menjadi Kapolda DIY merupakan bagian dari mutasi 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Dalam mutasi tersebut, terdapat 19 jabatan Kapolda yang mengalami pergantian.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karier dan penyegaran pelaksanaan tugas kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UIN Sunan Kalijaga masuk kelompok 801–1000 dunia THE WUR 2027 dan tercatat di posisi kedua nasional bersama sejumlah kampus Indonesia.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.