Ada Ribuan Ton Sampah yang Perlu Dikhawatirkan di Kulonprogo

Warga bersih sungai di Sungai Serang, Kulonprogo, Minggu (15/4/2018). - Harian Jogja/Uli Febriarni
16 April 2018 09:17 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Sekitar 150 warga bersama-sama melaksanakan bersih Sungai Serang, Minggu (15/4/2018).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan, bersih sungai diikuti masyarakat dari pelbagai elemen. Bukan hanya masyarakat sekitar pada umumnya, melainkan aparat kepolisian, TNI, pramuka.  

Aksi gabungan tersebut membersihkan sungai sepanjang lima kilometer. Arif menjelaskan, gerakan bersih sungai merupakan wujud kerisauan atas kondisi sungai.

"Ada ribuan ton sampah perlu dirisaukan, kami perhatikan bagaimana agar sampah bisa kita kendalikan. Baik yang ada di sungai atau di manapun sampah berada, perlu kita olah menjadi sesuatu yang berharga," kata dia, Minggu (15/4/2018).

Kegiatan bersih sungai ini nantinya akan digerakkan secara rutin. Agar membentuk pola pikir dimana ada sampah disitulah pekerjaan yang harus dilakukan. Pada pagi tersebut, bersih sungai dimulai dari jembatan Dayaan hingga Jembatan Derwolo. Ia berharap lewat bersih sungai, maka sungai di Kulonprogo perlahan menjadi bersih dan sehat.

Salah seorang peserta, Rolis menuturkan bersih Sungai Serang sangat penting. Dengan demikian menurutnya, paling tidak peserta turut ambil bagian dalam mengumpulkan sampah yang ada di sungai seperti plastik, bekas minuman. "Kalau sungai bersih akan sehat dan bisa dimanfaatkan," kata dia.

Ia juga berharap, pemerintah bisa memfasilitasi kegiatan bersih sungai ataupun pembersihan sampah Kulonprogo yang berserakan selama ini belum dilakukan secara rutin. Sekaligus mengajak masyarakat membangun kesadaran dan risau dengan adanya sampah.

"Nanti tidak begitu saja membiarkan sampah berserakan, tapi mau bersama mengendalikan keberadaan sampah," ucapnya.