Update Trans Jogja 2026: Rute Baru dan Tarif Terjangkau
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Pembatas jalan yang dipasang di salah satu ruas jalan di Jogja./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Perhubungan (Dishub) Jogja menyiapkan rekayasa lalu lintas menyambut musim mudik Lebaran 2018. Persiapan dilakukan lebih awal agar pengendara di kawasan yang rawan macet dapat lebih dikondisikan.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Jogja Golkari Made Yulianto mengatakan, persiapan untuk rekayasa lalu lintas di Jogja dimulai sejak H-12. Pihaknya sengaja melakukan rekayasa lalu lintas lebih awal karena selain banyak tahapan yang harus dilakukan, titik lokasi yang perlu direkayasa juga tersebar.
"Sejak hari ini [Senin] kami lakukan manajemen lalu lintas jelang Lebaran. Kami mulai lebih awal dengan harapan bisa cepat dikondisikan," katanya,katanya, Senin (4/6/2018).
Rekayasa lalu lintas yang dilakukan juga tidak sampai menutup jalan. Pihaknya lebih fokus menghadapi lonjakan kendaraan saat Lebaran nanti dengan memasang pembatas jalan nonpermanen. Selain itu juga Dishub Jogja juga memasang rambu-rambu penanda arah, memperbanyak rambu lalu lintas serta mengatur durasi traffic light.
"Khusus untuk pemasangan pembatas jalan nonpermanen, kami awali di sepanjang Jalan Senopati," katanya.
Beberapa titik serupa yang akan diberikan pembatas jalan berada di ruas Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Kusumanegara, Jalan Mataram serta Jalan Magelang. Pembatas jalan tersebut sengaja dipasang agar tidak ada pengendara yang memotong arus atau berbalik arah. Alasannya, dalam kondisi jalan yang cukup padat, pemotongan arus bisa menghambat laju kendaraan di belakangnya sehingga terjadi antrean panjang.
"Tahun lalu di Kotabaru kami pasang pembatas. Sekarang sudah diberi divider, pembatas permanen," katanya.
Golkari memperkirakan, sejumlah pusat perbelanjaan bakal menjadi area rawan kemacetan. Beberapa titik yang dicermati antara lain berada di Jalan Malioboro, Jalan C Simanjuntak, Jalan Terban, Jalan Urip Sumoharjo maupun Jalan Prof Yohanes. Mulai H-7, katanya, kawasan tersebut selalu dipenuhi warga untuk belanja kebutuhan Lebaran.
"Kami akan lakukan rekayasa lalin yang lebih intensif lagi di pusat-pusat perbelanjaan ini. Baik dengan menerjunkan petugas ataupun memasang rambu," jelasnya.
Khusus Jalan Malioboro, Golkari menjelaskan jika kawasan tersebut memiliki aturan khusus. Menurutnya, di sepanjang jalan itu sudah terpasang rambu larangan berhenti. "Jika ada kendaraan yang kedapatan menaikkan atau menurunkan penumpang bisa ditilang oleh kepolisian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Harga emas dan perak Antam hari ini, Minggu 28 Juni 2026, stagnan. Namun secara mingguan perak turun 7,87 persen dan emas melemah 0,30 persen.
Panama menjadi satu-satunya tim yang gagal mencetak gol di fase grup Piala Dunia 2026. Tersingkir dengan tiga kekalahan dan empat kali kebobolan.
vivo X Fold6 resmi meluncur dengan baterai 7.000 mAh, kamera ZEISS 200 MP, layar lipat 8,02 inci, serta fitur AI untuk produktivitas dan multitasking.
Steve Clarke resmi mundur dari Timnas Skotlandia usai gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, mengakhiri era tujuh tahun yang penuh pencapaian.
Portugal ditahan Kolombia 0-0 dan lolos sebagai runner-up Grup K. RD Kongo bangkit kalahkan Uzbekistan 3-1 sekaligus menyingkirkan Korea Selatan.