Advertisement
Wisata Kaliurang Dibuka, Wisatawan Masih Sepi
Pengunjung memasuki Kawasan Wisata Kaliadem pada (12/5/2018). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Wisata Kaliurang kembali dibuka setelah status Merapi waspada. Namun hingga menjelang lebaran yang biasa ramai oleh wisatawan luar kota kali ini belum ada yang datang.
Semenjak tanggal 9 Juni 2018 wisata Kaliurang sudah mulai dibuka. Namun hingga Senin (11/6/2018) sore belum ada wisatawan luar kota yang masuk. Padahal biasanya menjelang lebaran sudah banyak yang masuk untuk berwisata.
Advertisement
Hal tersebut diduga karena ketakutan karena status Merapi yang waspada. Hal tersebut disampaikan Suwadi petugas retribusi shift pagi hingga siang, Senin (11/6/2018).
"Sampai saat ini belum kelihatan kendaraan luar kota masuk, sudah dibuka mulai tanggal 9. Sangat sepi sekali," ungkapnya.
BACA JUGA
Suwadi juga menambahkan bahwa biasanya menjelang h-7 lebaran sudah ramai pengunjung luar kota sudah ramai yang masuk. Hal ini juga terjadi karena status Merapi yang waspada.
"Kemungkinan belum ada yang datang karena takut dengan status Merapi yang waspada," tambah Suwadi.
Hal demikian juga diiyakan oleh Aziz petugas retribusi pintu masuk wisata Kaliurang bagian siang hingga sore.
"Lebaran tahun ini sepertinya akan lebih sepi. Sampai hari ini belum ada kendaraan luar kota yang masuk. Ya, karena status Merapi yang waspada. Padahal kan yang tidak boleh dikunjungi itu 3 Km dari Merapi. Kalau wisata Kaliurang ini sebenarnya aman," ungkap Aziz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement









