Advertisement
Tak Ada Keistimewaan, Pemegang SKTM Tetap Kena Zonasi
Suasana keramaian antrean orang tua calon siswa peserta PPDB SMA/K 2018 dalam mendapatkan rekomendasi SKTM, di kantor Balai Dikmen Kulonprogo, Jalan Bhayangkara, Senin (25/6/2018). - Harian Jogja/Uli Febriarni
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Adanya jalur khusus bagi warga miskin dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2018 melalui rekomendasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tidak membuat pemegang surat tersebut langsung masuk ke sekolah yang dituju. Pemegang kartu tetap wajib mengikuti seleksi zonasi dan nilai akhir.
Selain itu anggapan ketika pembawa rekomendasi SKTM mendapatkan keringanan biaya pendaftaran, uang pembangunan dan biaya lain merupakan informasi yang salah. Hal itu disampaikan oleh Kepala Balai Pendidikan Menengah Kulonprogo, Henry Tatik Widayati, Senin (2/7/2018). Pernyataan itu disampaikan menyusul banyaknya anggapan pemegang rekomendasi SKTM bisa masuk ke sekolah yang diinginkan tanpa seleksi dan mendapatkan pengurangan biaya. "Adanya jalur khusus SKTM sebanyak 20 persen dari daya tampung sekolah merupakan jaminan agar warga miskin dapat mengakses sekolah terdekat," katanya, Senin.
Advertisement
Henry menjelaskan jika dalam suatu sekolah yang berada di zona satu mengalami penumpukan pendaftar dari jalur rekomendasi SKTM, nantinya calon siswa tetap terkena sistem zonasi. "Jadi tetap menggunakan zonasi satu DIY, jadi misalnya di Sentolo tetapi dekat dengan wilayah Bantul tidak masalah, karena menggunakan zona besar DIY," katanya.
Kepala Seksi Layanan Balai Dinas Pendidikan Menengah Kulonprogo, Subardi, menyatakan pemegang rekomendasi SKTM tidak memiliki kewenangan khusus perihal biaya masuk. "Total ada 618 rekomendasi yang kami keluarkan, dan tidak ada keistimewaan dalam biaya masuk," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Hari Ini, Sal Priadi CS Manggung di Lapangan Pancasila UGM
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
Advertisement
Advertisement








