Waspada ! Ikan Teri Berformalin Marak di Pasar Kulonprogo

Ilustrasi ikan teri. - JIBI
17 Juli 2018 18:50 WIB Salsabila Annisa Azmi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DIY kembali menemukan ikan teri berformalin di Pasar Wates, Kulonprogo. Enam sampling ikan teri berformalin tersebut membuat BPOM DIY kembali mengadakan pemeriksaan rutin di beberapa pasar.

Kepala BPOM DIY Sandra MP Linthin mengatakan ditemukan enam sampling ikan teri berformalin dari tujuh sampling yang diuji. "Pengawasan rutin di tiga pasar akan dilakukan karena berdasar hasil pengawasan itu," kata Sandra, Selasa (17/7/2018). Sandra mengatakan pemeriksaan rutin akan dilakukan di Pasar Wates, Pasar Beringharjo dan Pasar Sleman.

Saat ini, Sandra mengatakan, BPOM DIY masih menerjunkan tim yang melakukan pemeriksaan di seluruh los pedagang ikan dari ketiga pasar tersebut. Sandra mengatakan menurut pengamatan tim lapangan, produsen ikan teri yang memasok di ketiga pasar bukan pemasok besar karena datang menggunakan sepeda motor.

Dia mengatakan di tiga pasar tersebut sering ditemukan ikan teri berformalin. Oleh karena itu nantinya hasil penemuan ikan teri berformalin akan dikompilasi untuk diteruskan ke Dinas Kelautan dan Perikanan DIY agar ditelusuri produsennya. "Produsennya dapat dipastikan bukan dari DIY. Kemungkinan besar dari Jawa Timur," kata Sandra.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Suwarman membenarkan adanya pemeriksaan rutin yang dilakukan pihaknya dan BPOM. Suwarman mengatakan penemuan ikan berformalin memang terus terjadi. "Tetapi sekarang jumlahnya sudah sangat menurun. Kadarnya pun juga sangat kecil," kata Suwarman.

Suwarman mengatakan dalam seminggu ke depan akan dirilis data penemuan ikan teri berformalin dan asal pasarnya. Suwarman meyakini masih ditemukan ikan teri berformalin di tiga pasar tersebut.