Top Ten News Harianjogja.com Edisi Selasa 9 Juni 2026
Pembangunan jalan tembus yang menghubungkan Kabupaten Sleman dan Gunungkidul masih berjalan sesuai rencana.
Ilustrasi PNS./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY mengajukan 1.700 kebutuhan sumber daya manusia (SDM) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Pemerintah Pusat, namun pengajuan itu besar kemungkinan dipenuhi tidak lebih dari 50%. Kepastian terkait jumlah yang disetujui pusat akan ditentukan pada pekan depan.
Sekda DIY Gatot saptadi menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jumlah PNS yang disetujui oleh pemerintah pusat. Namun sesuai kebutuhan melalui BKD Pemda DIY telah mengajukan permohonan kebutuhan CPNS sebanyak 1.700 tetapi hingga pekan ini belum mendapatkan kepastian jumlah CPNS yang disetujui.
"Kami sudah diundang tetapi karena banyaknya permohonan provinsi lain, setelah kami cek baru mendapat tanda tangan sekitar 60 atau 70, gilirannya DIY mungkin pekan depan," terangnya saat di DPRD DIY, Jumat (7/9/2018)
Gatot menegaskan dari jumlah CPNS yang diajukan diprediksi tidak lebih dari 50% yang disetujui dari total jumlah yang di ajukan. Karena pemerintah pusat memiliki pertimbangan untuk memprioritaskan beberapa provinsi tertentu yang mendesak kebutuhan PNS. Jumlah 1.700 tersebut untuk mengisi pos yang sebelumnya ditinggalkan karena pensiun antara lain tenaga teknis, guru dan tenaga medis.
"Harusnya kepastian informasi itu kami dapatkan kemarin tetapi setelah ditunggu-tunggu sampai sore tetapi belum juga ya kemungkinan Senin lah," ucapnya.
Untuk mensiasati kekurangan PNS lanjut Gatot Pemda DIY merekrut tenaga honorer outsourcing atau di luar PNS. Namun ada juga yang terpaksa harus merangkap jabatan. mengingat setiap tahun ada sekitar 800 PNS Pemda DKI yang pensiun. Terakhir kali DIY menerima CPNS pada 2014 sehingga kebutuhan jumlah PNS sebenarnya lebih besar dari jumlah yang diajukan.
"Pokoknya pekan depan sudah ada kepastian jumlah yang disetujui," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan jalan tembus yang menghubungkan Kabupaten Sleman dan Gunungkidul masih berjalan sesuai rencana.
Kemenhaj mengungkap dugaan penipuan dam dan badal haji fiktif senilai Rp1,4 miliar yang melibatkan oknum KBIHU selama musim haji 2026.
Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin mengapresiasi batik Pekalongan dan pengembangan industri kreatif yang dinilai layak menjadi contoh daerah lain.
Pemadaman listrik Bantul dan Sedayu hari ini, Rabu 10 Juni 2026. Cek daftar wilayah terdampak dan jadwal pemeliharaan PLN Jogja.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 10 Juni 2026. Rute ke Sleman City Hall, Condongcatur, Gamping, dan Kota Jogja dengan tarif Rp80.000.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertalite tetap Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800 per liter.