Advertisement
Berbagai Lomba Semarakkan Hari Pariwisata di Gunungkidul
Peserta lomba peringatan hari pariwisata di Pantai Kukup, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (29/9/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Semarakkan hari pariwisata, Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk membangun citra pariwisata guna menarik wisatawan.
Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Hary Sukmono mengungkapkan untuk memperingati hari pariwisata ini sejumlah kegiatan yang melibatkan pelaku wisata dari seluruh Gunungkidul dislenggarakan di Pantai Kukup, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (29/9/2018).
Advertisement
"Ada beberapa kegiatan atau lomba yang tujuannya membangun citra pariwisata Gunungkidul. Pertama kuliner, bagaimana objek wisata memiliki kuliner yang khas yang dapat diterima wisatawan. Tentu harus menjaga kualitasny,” kata Hary.
Selanjutnya, Cinderamata, bagaimana pelaku wisata di suatu objek dapat membuat cinderamata yang menarik, berkesan, sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung kembali. Selain itu dua hal yang penting lainnya atau yang di lombakan yaitu kebersihan toilet dan lomba kebersihan pedagang atau pelaku usaha.
BACA JUGA
“Untuk masalah kebersihan kami pastinya bersinergi dengan DLH [Dinas Lingkungan Hidup], Gunungkidul. Kami coba terus galakkan untuk kebersihan lingkungan wisata dan pengelolaan sampahnya. Tentu tidak hanya untuk pelaku wisata yang harus menjaga ini, namun juga para wisatawan,” kata Hary.
Saat ini yang masih menjadi tantangan kebersihan terutama di kawasan pantai selatan, salah satunya dikarenakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terlalu jauh.
Sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD), Gunungkidul, Demas Kursiswanto mengungkapkan wisata memang harus terus didorong, karena menjadi salah satu sektor yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Gunungkidul.
“Wisata memang harus terus didukung. Tumbuhnya pariwisata juga dapat menekan angka pengangguran di Gunungkidul, dapat membuka lapangan pekerjaan dengan pariwisata ini,” ujarnya.
Dukungan dari Pemkab menurutnya juga harus terus dilakukan baik untuk membantu pembuatan aksesbilitas pariwisata, maupun fasilitas lainnya. Selain itu ketrampilan Sumber Daya Manusi (SDM) yang ada di tempat-tempat wisata itu harus ditingkatkan dengan pelatihan-pelatihan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Angin Kencang di Perairan Bali Berlaku Hingga 11 Maret 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Harga LPG 3 Kg di Bantul Masih Ada yang Melebihi HET
- Jelang Idulfitri Pemotongan Sapi di Sleman Bisa Naik Dua Kali
- Akademisi UGM Kritik Dominasi AS dalam Board of Peace
- Warteg Gratis Alfamart Hadir di Jogja, Siap Bagi 55 Paket Buka Puasa
- Dibuka Fungsional, Polda DIY Matangkan Rekayasa Lalin Tol Jogja-Solo
Advertisement
Advertisement








