Advertisement
Lawan Hoaks, NU Luncurkan Channel Edukasi
Ilustrasi hoaks. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Organisasi Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan NU Channel. Channel ini berisi program-program yang mendidik, tidak provokatif dan mengajarkan toleransi. NU Channel juga menayangkan sejumlah program menarik seperti dakwah, doa, kebudayaan, seni, diskusi dan talk show.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Said Aqil Siroj mengungkapkan NU Channel hadir karena banyak sekali berita atau paham bermuatan provokatif yang mempengaruhi pola pikir masyarakat awam. Berita-berita itu telah tersebar secara bebas, khususnya di sosial media.
Advertisement
Hal tersebut berpotensi membahayakan kesatuan dan persatuan bangsa. Hoaks atau kabar bohong yang banyak beredar telah meresahkan masyarakat.
“Serangan hoaks menyasar pola pikir dan cara pandang sehingga masyarakat harus teliti dan waspada dalam menyaring informasi yang diterima,” ujar Said, dalam siaran pers, Senin (15/10/2018).
Menurut dia, NU melihat ada urgensi dalam meluruskan paham-paham radikal yang tengah beredar. Caranya dengan memelihara iklim toleransi serta melakukan gebrakan dalam merespons kemajuan zaman melalui peluncuran NU Channel pada Ninmedia.
BACA JUGA
Ditambahkan Wakil Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan NU Channel, Imam Pituduh, dengan diluncurkannya NU Channel yang bisa dinikmati melalui Ninmedia itu menjadi salah satu gebrakan PBNU, dalam rangka menyebarkan berita baik dan menetralisir konten-konten negatif seperti hoaks yang tersebar.
“Berkat Ninmedia, masyarakat di daerah pelosok dan perbatasan Indonesia kini bisa menikmati NU Channel dan saluran TV Indonesia lainnya secara jernih,” ujarnya.
President Director Ninmedia Rahadi Arsyad menjelaskan pemerataan teknologi informasi merupakan hak seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk untuk daerah pelosok dan perbatasan yang tidak terjangkau channel TV. Bekerja sama dengan puluhan channel, Ninmedia bertujuan membangun ekosistem penyiaran free to air (FTA) yang berkualitas dan dapat dijangkau seluruh masyarakat secara gratis hingga ke daerah pelosok.
“Nin edia merupakan sebuah terobosan baru dunia penyiaran Indonesia, sebagai satu-satunya layanan siaran TV satelit FTA dengan frekuensi KU Band di Indonesia. Ada puluhan channel yang bisa dinikmati secara gratis, mulai dari tayangan hiburan, keagamaan, pendidikan dan ilmu pengetahuan. Ninmedia menyiarkan tayangan yang berkualitas, baik dari segi mutu tontonan hingga teknis penyiaran yang jernih,” ujar Rahadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemenhub Ancam Bekukan Izin Truk yang Nekat Langgar Aturan Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Catat Lur, Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 22 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







