Advertisement
Antisipasi DBD saat Musim Hujan, Dinkes Sleman Gencarkan Program PSN
Petugas memeriksa jentik nyamuk di salah satu rumah di kompleks Perumahan Taman Cemara, Dusun Krodan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Jumat (2/11/2018). - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Untuk mengantisipasi merebaknya kasus demam berdarah dengue (DBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menggencarkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di sejumlah wilayah. Dimulai Jumat (2/11/2018), petugas memeriksa sejumlah tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sleman, Iriansyah, mengatakan antisipasi DBD tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga harus ada peran serta dari masyarakat. "Seluruh komponen masyarakat harus proaktif melakukan PSN di lingkungan masing-masing. Salah satunya dengan selalu menjaga kebersihan tempat tinggal dan pekarangan di sekitarnya," kata Iriansyah, Jumat.
Advertisement
Musim penghujan diprediksi akan mulai di dasarian pertama bulan ini. Ia mengatakan harus ada perhatian dari masyarakat dalam menjaga lingkungannya agar kasus DBD di Sleman bisa terus ditekan.
Dalam gerakan PSN yang digelar Jumat, sebanyak 125 rumah di Desa Maguwoharjo diperiksa. Dari jumlah tersebut ada 10 rumah positif ditemukan jentik nyamuk. Angka bebas jentik (ABJ) di daerah tersebut menjadi 92%.
Camat Depok, Abu Bakar, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan. "Nanti akan kami anggarkan untuk kegiatan lomba kader atau lomba kebersihan lainnya. Upaya ini kami lakukan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan," kata Abu Bakar, Jumat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




