PBB Gunungkidul Tembus Rp17,8 Miliar, Jatuh Tempo 30 September
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Suasana Pantai Baron, Tanjungsari, Selasa (15/5/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pariwisata Gunungkidul harus bekerja ekstra keras untuk memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pariwisata. Pasalnya hingga akhir November, dari target Rp28,276 miliar, baru terealisasi Rp21,809 miliar.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengakui, capaian retribusi wisata belum sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini terlihat dari jumlah pendapatan yang diterima. Hingga akhir November, pendapatan masuk sebesar Rp21,809 miliar.
“Tahun ini kami mematok pendapatan dari retribusi wisata sebesar RP28,276 miliar. Sedang, sampai akhir November baru memperoleh Rp21,809 miliar,” katanya kepada wartawan, Senin (3/12/2018).
Menurut dia, masih ada selisih sekitar Rp6 miliar yang belum terpenuhi dan harus tercapai di akhir Desember. Hary pun berusaha semaksimal mungkin akan memenuhi target yang dicanangkan sejak awal tahun ini.
“Kita akan terus berusaha. Masih ada libur akhir tahun, mudah-mudahan pada saat natal dan malam tahun baru bisa menutupi kekurangan di dalam target PAD dari retribusi pariwisata,” ungkapnya.
Disinggung mengenai penyebab capaian PAD yang masih jauh dari target, Hary mengungkapkan, salah satu penyebab dikarenakan gelombang tinggi yang terjadi di pertengahan tahun ini.
Menurut dia, fenomena alam ini tidak hanya merusak sejumlah bangunan di kawasan pantai, namun juga menyebabkan berkurangnya tingkat kunjungan. “Hasil evaluasi sementara karena dampak dari gelombang tinggi,” katanya.
Selain PAD yang belum terpenuhi, tingkat kunjungan wisatawan ke Gunungkidul juga belum memenuhi target. Di tahun ini, pemkab menargetkan kunjungan 3.184.286 orang. Namun demikian, hingga akhir November jumlah kunjungan baru mencapai 2.730.077 orang.
“Masih belum memenuhi, tapi masih ada waktu sekitar satu bulan untuk mencapai target baik untuk PAD maupun jumlah kunjungan wisatawan,” imbuh mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Sekitar 2.000 atlet dari 200 kontingen akan berlaga di YOT VI 2026 Piala Kemenpora RI di GOR UNY pada 28-30 Agustus.
Gempa susulan Flores mencapai 7.029 kejadian hingga 25 Agustus 2026. Gempa M4,1 kembali mengguncang Manggarai pagi ini.
Tiga pesawat TNI AU membawa 31 ton bantuan untuk korban gempa NTT. Logistik dikirim melalui Labuan Bajo dan Maumere.
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.