Dilalui Banyak Kendaraan, Umur Jembatan Merah di Concat Hanya Tahan 1 Sampai 2 Tahun

Ilustrasi jembatan. - JIBI
07 Desember 2018 07:50 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman memperkirakan Jembatan Merah di Dusun Soropadan, Desa Condongcatur (Concat), Depok hanya bisa bertahan satu sampai dua tahun lagi. Renovasi masih menunggu dua rumah yang belum bisa dibebaskan lahannya.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Achmad Subhan mengatakan renovasi Jembatan Merah belum bisa dilakukan. "Dari 2013 kami sudah membuat DED [Detail Engineering Design], namun sampai sekarang renovasi belum bisa dilakukan," ungkapnya pada Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, kondisi Jembatan Merah yang dilalui banyak kendaraan tidak bisa bertahan lama dan perlu renovasi. "Untuk dipakai motor, hanya bisa bertahan satu sampai dua tahun lagi. Sekarang itu, untuk mobil tidak bisa dilalui," katanya.

Ia mengatakan proses renovasi perlu dilakukan mengingat kondisi kepadatan wilayah sekitar. Menurutnya, kondisi sekitar Jembatan Merah juga semakin ramai dengan adanya pusat perbelanjaan.

"Namun, sampai saat ini kita tidak bisa renovasi karena dua rumah tetap tidak mau dibebaskan lahannya," ujarnya. Di tahun ini pun pihaknya tidak menganggarkan renovasi Jembatan Merah karena terkendala dua rumah itu.

Subhan mengatakan, untuk rencana penganggaran renovasi tahun depan pun pihaknya belum bisa memastikan. "Pokoknya tergantung dari dua rumah itu, kami juga sudah kordinasikan dengan pihak kecamatan," jelas Subhan.

Sekretaris Camat Depok, Wahid Basroni mengatakan pihaknya belum bisa memastikan lagi pembebasan lahan pada dua rumah itu. "Sampai saat ini belum bisa memastikan," ujar Wahid pada Kamis. Ia mengatakan upaya dari pihaknya sampai saat ini baru sebatas perbaikan sementara karena sempat rusak.

Pada Oktober lalu, kodisi Jembatan Merah sempat rusak. Jembatan yang dilintasi Sungai Gajah Wong itu kemudian dipasangi larangan melintas hanya untuk kendaraan roda empat.