Advertisement
Ini Penyumbang PAD Terbesar di Kabupaten Sleman
Ilustrasi dana atau anggaran. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman mencatat, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai November tahun ini mencapai Rp821 miliar. Untuk mengejar target PAD 2018 yang mencapai Rp1 triliun, BKAD maksimalkan pajak daerah.
Kabid Penagihan dan Pengembangan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Kusniyati mengatakan sampai November realisasi PAD di Sleman mencapai Rp821 miliar. Sementara, dari PAD itu, yang paling banyak menyumbang PAD yaitu pajak daerah yang jumlahnya mencapai Rp556,2 miliar.
Advertisement
"Kalau berdasarkan analisis kita, itu bisa kekejar, kita maksimalkan di sektor pajak daerah," ujar Kusniyati pada Jumat (7/12/2018).
Sementara itu, dari pajak daerah ada beberapa sektor pajak daerah yang belum sesuai target, antara lain pajak restoran, reklame, dan penerangan jalan. "Yang sudah melebihi target itu ada pajak hotel, pajak air tanah, PBB, dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)," kata Kusniyati.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 3 April 2026, Padat Seharian Tarif Tetap
- Jelang Muscab, PKB Bantul Matangkan Konsolidasi Partai
- HUT ke-80 Sultan HB X, 16 Ribu Nasi Angkringan Ludes di Malioboro
Advertisement
Advertisement










