Tarif Pajak Air Tanah Jogja Turun, Ini Besaran Tarif Barunya
Pemkot Jogja menurunkan tarif Pajak Air Tanah menjadi 10% untuk PDAM dan 12,5% bagi badan usaha lain. Kebijakan berlaku sejak Oktober 2026.
Ilustrasi petugas memindahkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, beberapa waktu lalu./Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kabupaten Kulonprogo mendapat tambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) berjenis solar. Penambahan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan ketika libur natal dan tahun baru.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulonprogo, Sudarna mengatakan tambahan kuota solar bulan Desember 2023 ada sebanyak 1.567 kiloliter.
“Solar ada kuota tambahan untuk Desember 1.567 kiloliter soalnya kuota murni solar sudah terlampaui. Kalau pertalit kuota murni masih ada,” kata Sudarna dihubungi, Rabu (13/12/2023).
BACA JUGA: Jelang Libur Nataru, Dishub Kulonprogo Cek Kesiapan Kendaraan Wisata
Sudarna menambahkan Kulonprogo mendapat kuota BBM solar tahun 2023 sebesar 18.454 kiloliter. Namun sampai bulan November 2023, BBM tersebut sudah terserap 19.752 kiloliter. Dengan begitu persentase pendistribusian mencapai 107%.
Sedangkan untuk BBM pertalite, Kulonprogo mendapat kuota 58.560 kiloliter di tahun yang sama. Sampai dengan bulan November 2023 sudah terserap 53.448 atau ada sisa 5.112 kiloliter. Dengan begitu persentase pendistribusian mencapai 91%.
Dia mengaku pemantauan hanya dilakukan untuk dua jenis BBM tersebut karena merupakan BBM bersubsidi dan ada penugasan pemantauan.
BACA JUGA: Libur Nataru, Kulonprogo Dapat Tambahan Solar 1.567 Kiloliter
Sementara itu, Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Aji Anom Purwasakti mengatakan dalam rangka mempersiapkan natal 2023 dan tahun baru 2024 (nataru), Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah kembali membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk bersiaga memenuhi kebutuhan energi seperti BBM di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Menyambut masa Natal dan Tahun Baru, kami pastikan stok dalam kondisi sangat aman. Proses distribusi juga terus kami pantau melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU,” kata Aji dalam keterangan tertulis.
Aji mengaku Pertamina Patra Niaga telah menghitung proyeksi peningkatan konsumsi energi masyarakat selama masa libur nataru. Kata dia, setidaknya akan ada peningkatan kebutuhan sekitar +8 persen untuk gasoline atau bensin dan +7 persen untuk gasoil atau solar.
“Seluruh sarana dan fasilitas yang ada di wilayah operasi Jawa Tengah dan DIY, di antaranya 910 SPBU, lebih dari 1.199 Pertashop, 33 SPBUN [Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menurunkan tarif Pajak Air Tanah menjadi 10% untuk PDAM dan 12,5% bagi badan usaha lain. Kebijakan berlaku sejak Oktober 2026.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 24 Oktober 2026. Tarif mulai Rp12.000.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak waktu keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dan kedatangannya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 dari Palur tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di setiap stasiun.