Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Ilustrasi kemarau di ladang pertanian/Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul berencana mengirimkan 20 petugas untuk mengikuti pelatihan sekolah iklim yang diselenggarakan BMKG DIY. Harapannya dengan pelatihan ini upaya menghadapi anomali cuaca bisa efektif dilakukan sehingga petani tidak merasakan dampaknya
Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengatakan saat ini terjadi anomali cuaca. Hal ini terihat sejak akhir tahun lalu di mana musim hujan datang terlambat dan musim kemarau datang lebih cepat.
Kondisi ini berdampak terhadap lahan pertanian di Gunungkidul. DPP mendata hingga saat ini ada 400 hektare lahan yang mengalami kekeringan akibat terjadinya anomali cuaca. “Ada 10 kecamatan yang lahan pertaniannya mengering karena musim kemarau datang lebih cepat,” kata Bambang kepada wartawan, Jumat (21/6/2019).
Dia menjelaskan kejadian lahan mengering di masa tanam kedua harus dijadikan pelajaran bersama. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengirimkan 20 petugas untuk mengikuti pelatihan sekolah iklim yang diselenggarakan oleh BMKG DIY. “Rencananya sekolah iklim dilaksanakan selama tiga hari mulai Selasa [25/6/2019] hingga Kamis [27/6/2019],” tuturnya.
Mantan Kepala Dinas Kehutananan dan Perkebunan ini berharap dengan pelatihan ini petugas lapangan bisa mengetahui tanda-tanda dan cara antisipasi saat terjadi anomali cuaca. Ilmu yang didapatkan ini juga bisa diinformasikan kepada petani sehingga tidak mengalami kerugian akibat adanya perubahan iklim secara cepat. “Selain antisipasi melalui sekolah iklim kami juga mendorong petani untuk ikut asuransi pertanian. Jadi, saat terjadi kegagalan panen bisa mendapatkan ganti rugi,” katanya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan minat petani untuk ikut dalam asuransi tani masih sangat rendah. “Sebagai contoh di 2018 tidak ada satu pun petani yang ikut dalam program asuransi pertanian,” katanya.
Menurut dia, DPP terus melakukan sosialisasi terkait dengan partisipasi asuransi pertanian kepada masyarakat. “Ada persyaratan agar petani mau ikut asuransi pertanian, salah satunya luas lahan minimal satu hektare. Tapi kami akan terus sosialisasikan sehingga warga mau ikut berpartisipasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Polisi Vietnam membongkar dua sindikat judi online dengan transaksi Rp2,3 triliun dan menangkap 85 tersangka dalam operasi besar di Ho Chi Minh
BIGBANG dikabarkan menyiapkan lagu baru setelah empat tahun vakum. Jakarta juga masuk dalam daftar tur dunia yang digelar pada 2027.
Timnas U17 Indonesia mengalahkan Malaysia 3-0 di Garuda Championship Series 2026. Tiga gol tercipta dalam 30 menit pertama di Stadion Manahan.
Mau nonton HP di layar TV? Simak 5 cara mudah menyambungkan HP ke TV, dari screen mirroring, Chromecast, hingga kabel HDMI. Praktis dan anti ribet!
Pemerintah mematangkan aturan KPR 40 tahun. Skema ini berpotensi membuat cicilan rumah subsidi di bawah Rp1 juta per bulan.