Kota Jogja Menolak Penambahan Kuota Jalur Prestasi PPDB

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Minggu, 23 Juni 2019 04:17 WIB
Kota Jogja Menolak Penambahan Kuota Jalur Prestasi PPDB

Ilustrasi PPDB./JIBI

Harianjogja.com, JOGJA- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi merevisi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur prestasi, dari yang sebelumnya 5% diperluas hingga 15% pada Jumat (21/6/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Budi Asrori, menanggapi negatif hal ini. Menurutnya, untuk Kota Jogja, kuota jalur prestasi 5% sudah baik dan tidak perlu ditambahi lagi. "Kalau ditambahi, terus mau mengurangi yang mana?" Katanya pada Harianjogja.com, Sabtu (22/6/2019)

Menurutnya, di Jogja tidak ditemukan banyak persoalan terkait PPDB kali ini. "PPDB yang kami laksanakan dengan Perwal 23/2019 sudah tidak ada masalah, mudah mudahan bisa berjalan lancar," ungkapnya.

Saat ditanya apakah akan menerapkan kebijakan dari menteri ini, menurutnya Kota Jogja tidak perlu menambah kuota jalur prestasi. "Kalau dari pak menteri, 15 persen itu kan maksimal."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online