Revitalisasi 131 Sekolah Gunungkidul, DPRD Ingatkan Kualitas Bangunan
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Sejumlah warga melakukan pengerukan di embung di kawasan Alas Brumbung, Dusun Ketonggo, Sumberejo, Semin. Jumat (28/6/2019)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Warga Dusun Ketonggo, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin, bergotong royong mengeruk embung di dusun tersebut yang telah mengering. Diharapkan dengan pemeliharaan ini dapat memaksimalkan embung dalam menampung air saat musim hujan.
Kepala Dusun Ketonggo, Supriyanto, mengatakan musim kemarau membuat embung di dusunnya mengering. Penyusutan air di embung juga tidak lepas dari aktivitas pertanian warga sekitar. Pasalnya, saat musim kemarau air di embung digunakan untuk mengairi lahan tanaman padi. “Embung ini tidak begitu luas. Namun saat curah hujan mulai berkurang, airnya banyak disedot untuk mengairi lahan pertanian warga di sekitar embung. Akibatnya air di embung mengering,” kata Supriyanto kepada Harian Jogja, Jumat (28/6/2019).
Menurut dia, dengan mengeringnya air di embung yang berada di kawasan Alas Brumbung, warga berinisiatif untuk melakukan pemeliharaan dengan mengeruk tanah di dasar embung. Harapannya dengan pengerukan ini dapat memaksimalkan daya tampung air saat musim penghujan. “Selain pengerukan kami juga membersihkan kawasan embung,” ujarnya.
Dikatakan Supriyanto, untuk pemeliharaan warga mendapatkan bantuan dari Pemda DIY. “Semua biaya dalam pemeliharaan ditanggung oleh Pemda DIY dan warga tinggal melaksanakan,” tuturnya.
Untuk memaksimalkan keberadaan embung, warga mengusulkan agar dinding embung yang retak dapat ditambal. Hal ini diperlukan agar daya tampung air tidak cepat menyusut karena adanya kebocoran. “Sudah kami usulkan dan mudah-mudahan bisa direalisasikan,” katanya.
Warga Dusun Ketonggo, Suryanto, menyatakan keberadaan embung sangat membantu warga. Saat air di embung penuh, banyak warga memanfaatkan embung sebagai tempat rekreasi mulai dari tempat nenongkrong hingga memancing. “Saat airnya penuh, hampir setiap sore ada orang yang memancing ikan,” katanya. Menurutnya, keberadaan embung sangat bermanfaat dan hasilnya bisa dilihat dari tanaman milik petani yang tetap hidup meski sudah musim kemarau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.