Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Penampilan The Beatflash di Musik Malam TBY, Rabu (17/7/2019)./Istimewa-Hanif Dua Musim
Harianjogja.com, JOGJA—Gelaran Musik Malam Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada Rabu (17/7/2019) berbeda dengan pertunjukan sebelum-sebelumnya. Sesuai dengan tema Reuni Musik Tempo Doeloe, gelaran Musik Malam TBY jadi sangat istimewa, terlebih di TBY juga tengah digelar acara Pasar Kangen yang juga bernuansakan tempo dulu.
Seperti diketahui, event tahunan Pasar Kangen melibatkan banyak perajin, pelaku usaha kuliner hingga seniman. Selain menyajikan kuliner tempo dulu yang langka, banyak karya seni dan kerajinan yang unik dipasarkan di even ini.
Panitia menghadirkan 117 stan kuliner tradisional dan 93 stan barang kerajinan. Di sela-sela pengunjung bernostalgia dengan panganan tradisional, mereka juga akan dihibur dengan beragam pertunjukan kesenian tradisional.
Kurator 1 Musik Malam TBY Heri Macan mengatakan kehadiran band-band dengan irama musik masa lalu sengaja dihadirkan untuk mendukung suasana Pasar Kangen. Kehadiran grup band seperti D\'Zone 11, Pro Plus dengan musik-musik Koes Plus, dan TheBeatflash menambah syahdu suasana di sekitar TBY.
Belum lagi alunan musik keroncong langgeng Jamu Gendhong yang segmentasi audience-nya juga tidak sedikit. Semakin membuat hiruk pikuk suasana.
Aksi pertunjukan outdoor di halaman TBY itu menjadi ruang ekspresi bagi para pecinta musik klasik. Suasana TBY menjadi sangat hidup. "Musik Malam TBY juga turut meramaikan suasana Pasar Kangen. Kami menghadirkan musik klangenan memang agar in line dengan suasana pasar kangen," katanya, Kamis (18/7/2019).
Salah satu grup musik yang tampil, para personel The Beatflash mengaku sangat senang dengan antusias dari penonton yang hadir. Apalagi The Beatles adalah band klasik dan bahkan sudah bubar jauh sebelum kami lahir. "Ternyata benar kata banyak orang selama ini, musik The Beatles adalah Magnum Opus [karya besar] yang didengarkan oleh semua generasi, baik hari ini ataupun generasi setelahnya," kata Manager The Beatflash Henry Lennon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Populasi lansia Jepang mencapai rekor 29,6 persen atau 36,24 juta jiwa, tertinggi di antara negara berpenduduk lebih dari 40 juta.
Napoli gagal mempertahankan keunggulan atas Fiorentina dan harus puas bermain 1-1 pada pekan kelima Liga Italia 2026/27.
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.
Penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp57,23 triliun hingga Agustus 2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE.