Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Bupati Bantul Suharsono dalam acara Sarasehan Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0 di Ruang Mandala Saba, kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Senin (17/6/2019).- Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, BANTUL- Bupati Bantul Suharsono mewanti-wanti masyarakat penerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) agar dana bantuan benar-benar digunakan untuk membangun rumah dan tidak disalahgunakan.
“Saya tegaskan sekali lagi agar bantuan ini jangan sampai malah dibelikan HP, kredit motor dan yang lainnya, karena kami memberikan bantuan ini bertujuan untuk memperbaiki rumah agar menjadi layak huni dan sehat untuk ditempati,” kata Suharsono, seusai acara penyerahan dana bantuan sosial untuk peningkatan kualitas RTLH di Balai Desa Poncosari Srandakan, Bantul, Rabu (31/7/2019).
Tahun ini ada 259 kepala keluarga (KK) di Bantul yang mendapat bantuan perbaikan RTLH yang tersebar di Kecamatan Srandakan, Pundong, Sewon, Kasihan, Kretek, dan Bantul kota. Bantuan tersebut terdiri dari dua sumber, yakni APBD Bantul dan APBN. Dari APBN ada 176 KK dengan besaran bantuan per KK sebesar Rp17,5 juta. sementara dari APBD ada 83 KK dengan nominal bantuan Rp15 juta per KK.
Bupati Suharsono berharap bantuan perbaikan RTLH dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas hidup setiap keluarga sebagai bagian dari upaya pegentasan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan di Bantul. Suharsono menyadari bahwa APBD Pemkab terbatas sehingga jumlah penerima perbaikan RTLH belum menjangkau semuanya.
Lebih lanjut Suharsono mengatakan keberadaan RTLH yang belum tertangani menjadi pekerjaan rumah bersama dan tidak hanya mengandalkan dari Pemkab. Menurutnya, jika hanya mengharapkan bantuan dari dana pemerintah maka tidak akan cukup untuk merehabilitasi seluruh rumah tidak layak huni yang ada di Bantul.
“Diperlukan kolaborasi bersama dengan stake holder terkait serta kepedulian dari masyarakat yang sudah lebih mampu serta uluran tangan dari dunia usaha melalui kontribusi bantuan dana corporate social responsibilitynya,” kata dia. Pihaknya juga meminta camat dan kepala desa untuk terus mendata warganya yang tinggal di rumah tidak layak huni agar didata dan dilaporkan segera.
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, jumlah rumah tidak layak huni berdasarkan pendataan 2016 lalu terdapat 5.703. namun hasil verifikasi lapangan, yang tidak lolos mendapatkan bantuan sebanyak 1.012 unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.