Suharsono Kembali Rotasi Pejabat Bantul

03 Maret 2018 15:40 WIB Rheisnayu Cyntara Bantul Share :

Ada 131 pejabat yang dirotasi.

Harianjogja.com, BANTUL--Bupati Bantul Suharsono kembali menata komposisi pejabat di lingkungan Pemkab Bantul. Kali ini ada 131 pejabat administrator dan pengawas yang dilantik di Pendopo Parasamya, Jumat (3/2/2018) sore. Dari seluruh pejabat yang dilantik 47 di antaranya merupakan jabatan promosi yang sudah beberapa bulan terakhir mengalami kekosongan. Sedangkan dua posisi jabatan yang hingga kini masih dilaksanakan oleh pejabat pelaksana tugas (Plt) dipastikan akan segera dilelang.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryanta mengatakan seluruh pejabat yang dilantik pada Jumat itu merupakan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Bupati. Ia juga mengakui 47 jabatan, yang terdiri dari 16 jabatan administrator dan 31 jabatan pengawas, merupakan jabatan promosi. Menurutnya sebagian besar dari jabatan promosi itu sebelumnya mengalami kekosongan. "Kalau kosong fungsi jabatan seperti kepala seksi atau kepala sub bagian kan tidak berjalan baik," katanya ditemui seusai pelantikan.

Danu menjelaskan dari 131 pejabat yang ditata itu, terdiri dari 50 pejabat administrator dan 81 pejabat pengawas. Mereka diangkat dengan surat keputusan (SK) Bupati Bantul nomor 67/Peg/D.4/2018. Menurutnya penataan jabatan ini dilakukan agar program-progam Bupati dan Wakil Bupati semakin cepat dirasakan oleh masyarakat. Selain itu mutasi jabatan ini juga mengacu pada penilaian terhadap kinerja pegawai di lingkungan Pemkab Bantul.

Hal senada disampaikan oleh Bupati Bantul, Suharsono. Ia menegaskan penilaian dan pengawasan kinerja pegawainya ini dilakukan hampir setiap hari. Bahkan menurutnya jika memungkinkan mutasi atau penataan jabatan idealnya dilakukan tiga bulan sekali. Namun ia menganggap penataan dua kali setahun atau enam bulan sekali sudah cukup.

Suharsono menambahkan untuk posisi jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Sekretaris DPRD Bantul yang saat ini masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) akan dilelang dalam waktu dekat. Menurutnya pihak BKPP bakal membentuk panitia seleksi Dan berkonsultasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara. Suharsono juga menuturkan penataan pegawai struktural ini semata-mata untuk menciptakan tata pemerintahan yang efektif dan memiliki pelayanan prima. Sehingga pihaknya menegaskan tidak ada unsur suka atau tidak suka dalam penempatan pejabat. "Semua hasil evaluasi saya pegang sebagai dasar. Bukan karena suka tidak suka," tuturnya.

Dalam arahannya, beberapa kali Suharsono berpesan kepada barisan pejabat terlantik agar tidak tegang. Menurutnya apapun posisi dan jabatan yang ditugaskan harus dilaksanakan dengan maksimal.  Ia juga meminta agar para pejabat di lingkungan Pemkab Bantul lebih sering mengakses internet agar perkembangan teknologi bisa diikuti dengan baik. Sebab hal tersebut dapat menunjang kemajuan dan inovasi dalam pelayanan masyarakat. "Suka tidak suka tugas baru ini harus dilaksanakan dengan ikhlas dan optimal," imbuhnya.