Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Salah satu patok dari kayu di depan rumah milik warga di Dusun Senden, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Rabu (31/7/2019)./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, SLEMAN- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman menyatakan adanya pemasangan patok di lahan milik warga di Dusun Senden, Sumberadi, Mlati adalah bagian dari proses studi dan perencanaan pembangunan jalur kereta api Borobudur-Jogja.
“Masih jauh itu [rencana pembangunan], pemasangan patok itu kan dalam rangka perencanaan, studi-studi,” kata Kepala Bappeda Sleman, Kunto Riyadi saat dihubungi, Kamis (1/8/2019).
Kunto mengatakan, pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah melakukan koordinasi terkait dengan perencanaan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Karena masih dalam perencanaan dan studi, kata dia, daerah-daerah mana saja yang dilewati jalur tersebut belum bisa dipastikan.
“Masih studi-studi, masih mencari pasnya lewat mana jalurnya,” ujar dia.
Disinggung mengenai apakah akan memanfaatkan jalur lama atau membuat jalur baru. Kunto juga belum bisa memastikan hal tersebut.
“Kan banyak pertimbangan terkait dampak sosial maupun ekonomi. Kalau ini masih tahap awal, namanya perencanaan bisa jadi bisa tidak. Masyarakat tidak perlu panik," ujar dia.
Dalam Pasal 6 ayat 4 Pergub DIY No.8/2017 tentang Rencana Induk Perkeretaapian Provinsi Tahun 2017-2036 dijelaskan, pengembangan jalur Borobudur – Jogja – Palbapang – Samas, dilaksanakan dengan ketentuan, pertama, melayani pergerakan masyarakat DIY menuju Candi Borobudur atau sebaliknya dengan melewati Kota Muntilan (Provinsi Jawa Tengah), Beran, Jogja dan Kabupaten Bantul, yang kedua memudahkan akses pergerakan Utara-Selatan, ketiga, meningkatkan perekonomian di wilayah Selatan (Kabupaten Bantul) dan pengembangan jalur dimulai dari Tempel – Jogja – Palbapang – Samas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.