SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Pasangan GKR Hayu (kanan) bersama KPH Notonegoro (kiri)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—GKR Hayu, putri keempat Sri Sultan HB X melahirkan buah cintanya dengan KPH Notonegoro pada Minggu (18/8). Cucu keenam Sri Sultan ini diberi nama Raden Mas Manteyyo Kuncoro Suryonegoro lahir secara normal di Rumah Sakit Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Jogja.
Penghageng Kawedanan Hageng Paniterapura GKR Condrokirono mengatakan saat ini kondisi ibu dan bayi sehat dan telah berada di kediaman pribadi keluarga Sri Sultan di Kraton Kilen. Sebelumnya, GKR Hayu dirawat di Delivery Suite Instalasi Maternal- Perinatal dan rawat gabung di Paviliun Amarta RSUP Dr. Sardjito sejak Minggu dini hari.
"Proses kelahiran putra pertama GKR Hayu berjalan lancar setelah menunggu selama kurang lebih lima jam didampingi oleh KPH Notonegoro beserta GKR Mangkubumi di dalam ruang kelahiran," paparnya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (23/8).
GKR Condro bercerita selama proses persalinan dilakukan seluruh anggota keluarga Sultan lainya, GKR Bendoro dan dirinya, menunggu di ruang tunggu kelahiran. Menyusul kemudian Sri Sultan beserta GKR Hemas yang tiba di RSUP. Dr Sardjito Minggu sekitar pukul 08:00 WIB. Sultan disambut oleh Bagian Hukmas sebagai perwakilan manajemen RSUP Dr. Sardjito di Delivery Suite Lounge-Instalasi Maternal Perinatal RSUP Dr. Sardjito.
"GKR Hayu dan KPH Notonegoro menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada dokter kandungan Rukmono Siswishanto, para perawat, dan staf RSUP. Dr Sardjito yang dengan profesional telah membantu proses persalinan," katanya.
Pasangan berbahagia ini juga menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada kerabat, kolega dan seluruh masyarakat yang turut membantu dan mendoakan yang terbaik untuk putra pertama pasangan Penghageng Tepas Tandha Yekti dan Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhomardowo, Kraton Jogja tersebut. "Baik GKR Hayu maupun KPH Notonegoro berharap agar Raden Mas Suryo tumbuh sehat serta berguna bagi nusa, bangsa dan negara," katanya.
Harapan yang sama juga disampaikan GKR Hemas. GKR Hemas berterima kasih atas segala dukungan dan doa yang disampaikan oleh masyarakat atas kelahiran cucu keenamnya itu. "Terima kasih atas doanya," kata Hemas kepada Harian Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.