New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Aktivitas penambangan pasir dan batu di Sungai Progo yang terletak disebelah Selatan Dusun Plataran, Minggu (18/8/2019)./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, BANTUL—Tiga sungai di di DIY tercemar. Ketiga sungai tersebut adalah Sungai Progo, Sungai Serang, dan Sungai Opak-Oya.
Kepala Bidang Personal dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO) Sahril mengatakan mengakui ketiga aliran sungai itu kini sudah dalam kondisi tercemar. Kategori pencemarannya, kata dia, sejauh ini sudah mencapai kategori sedang.
Dia menjelaskan pencemaran sungai bisa dideteksi dengan berbagai cara, salah satunya dari reaksi tubuh setelah bermandi di sungai terasa gatal atau tidak. “Jika gatal berarti bisa diduga tercemar, lalu kalau biota di sungai tersebut sudah tidak ada berarti tercemar juga,” kata Sahril ketika ditemui di sela-sela acara seminar tentang sungai yang merupakan rangkaian gelaran Jambore Sungai #4 di Kawasan Laguna Depok, Desa Parangtritis, Kecamatan Bantul, Minggu (25/8).
Menurut dia, banyak ikan sapu-sapu yang sejatinya bukan fauna endemik sungai yang ada di DIY. Itulah sebabnya, dia menyimpulkan daerah aliran sungai di DIY dalam kondisi tidak normal.
“Itu baru yang di DIY, kalau di Indonesia sendiri setidaknya ada 450 daerah aliran sungai. Sekitar 108 di antaranya sudah tercemar dan masuk dalam kategori kritis,” katanya.
Terkait dengan penyebabnya, kata dia, bisa berasal dari berbagai sumber, salah satunya dari wilayah hulu, yakni di Jawa Tengah. “Di sana ada sejumlah pabrik kulit dan tekstil yang tidak mengolah limbahnya dengan baik dan limbah tersebut dibuang ke sungai,” lantjunya.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Komunitas Sungai Yogyakarta (AKSY), Endang Rodjiani mengatakan pencemaran kategori sedang berarti air sungai memang tidak layak untuk minum dan mandi.
“Dari hasil pemantauan kami di sungai yang berada di wilayah Paker, Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, memang lebih banyak ikan sapu-sapu ketimbang ikan lokal,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026