Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi. /Bisnis-Triawanda Tirta Aditya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul memastikan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Umum (SBPU) di Gunungkidul telah ditera ulang. Dengan adanya tera, dipastikan tidak ada pompa bensin yang takarannya melenceng.
"Kami adakan inspeksi mendadak [sidak] dengan penera untuk mengecek seluruh dispenser bahan bakar menggunakan alat takar. Tera ulang fungsinya menyesuaikan liter yang keluar dari nosel agar pas," ujar Kepala Seksi Metrologi Legal Disperindag Gunungkidul, Andarwati, Kamis (5/9/2019).
Andarwati mengatakan setiap setahun sekali jajarannya menguji jumlah bahan bakar yang keluar apakah sesuai atau tidak secara rutin. Hal tersebut dilakukan dalam rangka melindungi konsumen dari SPBU nakal yang tidak pas dalam menakar BBM. "Kami juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan melihat secara jeli apakah saat pengisian meteran mulai dari angka nol atau belum," ujarnya.
Disperindag mengimbau agar SPBU selalu memasang imbauan tulisan Pasti Pas. Tulisan tersebut dapat membuat masyarakat semakin teliti dengan takaran yang ada. "Dalam pelayanan pegawai juga harus mengatakan mulai dari nol untuk meyakinkan pelanggan," katanya.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih, menuturkan penyelewengan yang dilakukan oleh pegawai SPBU nakal ini biasanya tidak pada ukuran per liter yang dikurangi, tetapi lebih ke cara pengisian yang tidak dimulai dari angka nol. "Biasanya masyarakat tidak jeli dan apatis tidak membuat laporan yang berisi kritik dan saran," ujarnya.
Oleh karena itu, Disperindag meminta kepada masyarakat agar jeli ketika mengisi BBM di SPBU. Masyarakat diminta untuk menyampaikan kritik dan saran kepada masing-masing pengelola SPBU apabila menemukan adanya pengisian yang tidak dimulai dari angka 0 liter dan 0 rupiah. "Jika ada langsung laporan kepada kami, akan kami beri peringatan bagi SPBU yang nakal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.