Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Tim reparatir sedang mengecek kondisi alat ukur milik pedagang di Pasar Niten, Kecamatan Kasihan, Bantul, Selasa (17/9/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—UPT Metrologi Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul menera ulang alat ukur milik seluruh pedagang Pasar Niten, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan. Peneraan ulang itu dilakukan oleh petugas UPT Metrologi selama dua hari, yakni Senin-Selasa (16-17/9/2019).
Penera Ahli UPT Metrologi Bantul Basari Alwi mengatakan penraan ulang ini merupakan kegiatan rutin yang tujuannya untuk melindungi para pedagang dan konsumen dari kecurangan-kecurangan alat ukur yang kerap terjadi saat transaksi jual beli.
Dia mengatakan untuk menghindari kerusakan setelah ditera ulang, para pedagang harus sering melakukan pengecekan perangkat timbangnya. Jika dalam jangka satu tahun ada alat timbang serta perangkat lainnya yang rusak maka para pedagang bisa mentera ulangkan alat mereka di Kantor UPT Metrologi. “Di Pasar Niten ada 300-400 alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya [UTTP] yang perlu kami tera ulang. Jika belum genap satu tahun, UTTP milik mereka ada yang rusak maka mereka bisa mentera ulang langsung di kantor kami dengan biaya yang sama,” katanya.
Dalam peneraan ulang tersebut, UPT Metrologi juga dibantu oleh tim reparatir yang tugasnya memberbaiki UTTP para pedagang yang perlu diperbaiki. “Tugas mereka memberbaiki UTTP pedagang yang tidak sesuai standar, misalnya sudah layak. Para pedagang juga mengeluarkan biaya dalam kegiatan ini, ada dua yang pertama biaya untuk retribusi lalu yang kedua biaya untuk reparasi,” ucap dia.
Disinggung soal biaya, Basari mengatakan pedagang hanya perlu mengeluarkan uang Rp3.000 untuk biaya retribusi, sedangkan untuk reparasi, sekitar Rp25.000. Jika UTTP pedagang tidak perlu direparasi maka pedagang hanya perlu membayar biaya retribusi.
UPT Metrologi Bantul juga telah mendistribusikan sepuluh timbangan ukur ulang (TUU) kepada para pedagang di sejumlah pasar yang ada di Bantul. Di antaranya adalah Pasar Angkruksari, Kecamatan Kretek; Pasar Bantul, Kecamatan Bantul; Pasar Ngipik, Kecamatan Banguntapan; Pasar Niten, Kecamatan Kasihan; Pasar Pijenan, Kecamatan Pandak; Pasar Piyungan, Kecamatan Piyungan; Pasar Pleret, Kecamatan Pleret; Pasar Pundong, Kecamatan Pundong; Pasar Semampir, Kecamatan Sedayu; serta Pasar Sorobayan, Kecamatan Sanden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Prabowo mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa. Simak aturan yang berlaku saat ini, syarat, batas usia, dan peluang perubahan UU Kewar