Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Bambang Wisnu Handoyo ketika ditemui awak media usai jumpat pers serta verifikasi calon di kantor DPC PDIP Bantul, Senin (16/9/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul melaksanakan proses penjaringan kepala daerah dan juga wakil kepala daerah, dalam proses yang dilakukan pada satu minggu yang lalu ada tiga nama yang terjaring, salah satunya ialah Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) DIY, Bambang Wisnu Handoyo.
“Jadi ada tiga nama yang dijaring, saya sendiri, pak Halim sama Kepala DPKAD, Bambang Wisnu Handoyo, kebetulan hari ini tiga-tiganya bisa datang untuk melakukan verifikasi dan pengisian biodata,” kata Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Purnomo dalam jumpa pers, Senin (16/9/2019).
Bambang Wisnu Handoyo sendiri menguat dan digadang-gadangkan menjadi calon yang kuat bersama Wakil Bupati Bantul sekarang yaitu Abdul Halim Muslih yang juga Ketua DPC PKB Bantul. Bambang mengaku jika nantinya sudah ditetapkan ia siap mundur dari jabatannya yang sekarang.
“Jika sudah ditetapkan saya siap mundur dan pensiun di November 2020 jika itu memang perlu. Saya itu siap bersaing menduduki kursi Bupati karena saya melihat ada banyak potensi di Bantul yang perlu dikembangkan,” katanya.
Bambang sendiri melihat potensi tersebut dari sudut pandang Bantul akan menjadi darah lalu lintas yang sangat penting dalam pengembangan Bandara baru yang berlokasi di Kulonprogo. Terutama potensi yang ada di Potensi kawasan pantai selatan.
“Dari perbatasan Srandakan sampai dengan perbatasan lainnya lah yang saya lihat. Disitu banyak mempunyai potensi yang bisa mensejaterahkan rakyat Bantul. Ini juga yang membuat saya ingin maju dan kebetulan nama saya terjaring oleh PDI,” jelasnya.
“Yang jelas harapan saya maju untuk menjadi Bupati dan bukan Wakil Bupati, Semuanya masih harus melalui proses panjang, saya juga siap ketika maju di Sleman maupun Gunungkidul. Saya akan minta ijin Gubernur Sultan, Beliau juga sudah tau kalau saya menyerahkan formulir penjaringan. Apabila sudah jelas diusung saya akan berkomunikasi lebih lanjut dengan beliau,” tutup Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.