Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Pesawat di Yogyakarta International Airport, Kulonprogo. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Pembangunan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) untuk operasi penuh sudah terkejar sampai 80%. Angkasa Pura I optimis target operasi penuh dan pemindahan semua penerbangan dari Bandara Adisutjipto ke Bandara YIA terkejar awal tahun depan.
Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager Bandara YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan sampai saat ini meskipun masih pada tahap operasional minimum, namun intensitas penerbangan sudah cukup tinggi. Okupansi bahkan sampai 50%.
"Pembangunan sudah sampai 80% dan masih fokus di terminal," ujar Pandu pada Senin (16/9/2019) saat menghadiri pembukaan pelatihan kebandarudaraan di Helpdesk Bandara YIA, Kecamatan Temon. Ia menjelaskan, yang menjadikan lamanya pembangunan bandara yaitu pada tahap penyelesaian.
"Finishing yang lama. Kalau secara fisik cepat, sudah terlihat bangunan-bangunannya. Tapi kan kalau finishing itu ada artwork atau sentuhan seni yang mesti diperhatikan," jelas Pandu.
Meski demikian, ia mengatakan, pada saat boyongan nanti dijalankan secara bertahap, semua fasilitas kebandarudaraan di YIA sudah siap. Pihaknya menargetkan, pembangunan keseluruhan Bandara YIA rampung di akhir tahun ini.
Empat bulan operasi minimum berjalan, dari Mei lalu sampai Agustus, tercatat, Bandara YIA sudah menampung 96.000 penumpang.
"Kalau per hari bisa sampai 1.200 lebih penumpang. Puncaknya di Sabtu dan Minggu, bisa sampai 1.800 penerbangan," ujar Pandu. Di akhir tahun nanti, pihaknya menargetkan, jumlah penumpang yang dilayani di YIA sampai 4.000 per harinya.
Tiap bulannya, jumlah penumpang mengalami peningkatan. "Pada Juli, YIA melayani 27.585 penumpang, sementara Agustus tercatat ada 38.646 penumpang. Artinya terjadi peningkatan penumpang sebesar 40%," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi.
Sementara saat ini, dalam operasi minimumnya, di YIA terdapat 14 jadwal penerbangan yang melayani penumpang setiap harinya. Beberapa rute yang dilayani antara lain Cengkareng, Halim Perdanakusuma, Palangkaraya, Samarinda, Lombok, dan Makassar.
Ada empat maskapai yang saat ini beroperasi di YIA. Keempatnya antara lain Citilink, Batik Air, AirAsia, dan Lion Air. Terbaru, direncakan Citilink dan Lion Air akan menambah rute penerbangan. Dari Citilink sebanyak tiga rute baru dan Lion Air tujuh rute baru. "Total diperkirakan sampai akhir tahun nanti, di YIA akan ada 36 jadwal penerbangan," ungkap Faik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suami dan anak Bupati Non-aktif Fadia Arafiq diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi terkait operasional PT RNB.
Bareskrim Polri menangkap 71 orang dari aktivitas judi casino di Sukoharjo. Sebanyak 30 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Sultan menyoroti warga miskin yang desilnya naik hingga kehilangan bantuan. Pemda DIY dan BPS membahas persoalan tersebut.
Astra melalui Nurani Astra membangun 7 posko bantuan gempa NTT. Sebanyak 35.726 penerima manfaat telah mendapat dukungan.