BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Suasana sepi terasa di Tanjung Adikarto, Kecamatan Temon, pada Kamis (19/9/2019). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO--Nelayan di Pesisir Pantai Selatan Kulonprogo berharap Tanjung Adikarto segera dirampungkan agar bisa meningkatkan hasil tangkapannya. Saat ini, Pemkab Kulonprogo hanya berpasrah diri menunggu kejelasan progres dari Pemprov DIY.
Nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Bogowonto Pantai Congot, Suroto mengaku ia mengharapkan kehadiran dari Tanjung Adikarto. "Meski tidak jelas sekarang nasibnya kayak gimana. Tapi dari dulu tetap menunggu itu jadi," jelasnya pada Kamis (19/9/2019).
Ia mengatakan, apabila sudah ada Tanjung Adikarto, pekerjaannya dalam mencari ikan di Laut Selatan Jawa bisa semakin mudah. "Kalau ada Tanjung Adikarto bisa dipakai untuk kapal yang lebih besar, tangkapannya juga semakin banyak," ungkapnya.
Saat ini, saat kondisi cuaca sedang bagus biasanya dalam sepekan ia bisa melaut sampai lima kali. Dalam sekalinya melaut paling tinggi ia bisa mendapat Rp3 juta untuk penjualan ikannya. Menurutnya, saat ini ikan yang sedang dalam musimnya yaitu ikan tengiri dan bawal.
Nelayan lainnya, Bambang Sutrisno berharap, adanya Tanjung Adikarto bisa memberikan dampak yang baik bagi nelayan. "Harapannya, nelayan-nelayan tradisional di Kulonprogo itu bisa diperhatikan," terangnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Sudarna mengatakan progres pembangunan Tanjung Adikarto saat ini ada di tangan Pemprov DIY. Menurutnya, koordinasi terakhir dengan Pemprov DIY, sampai saat ini masih pada tahap review Detail Engineering Design (DED).
"Terkait dengan dampaknya apabila [Tanjung Adikarto] sudah beroperasi, tentu sangat besar terhadap peningkatan produksi ikan tangkap di Kulonprogo. Peningkatan bisa puluhan kali lipat dari produksi ikan tangkap laut saat ini," jelas Sudarna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.