Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Rektor UGM Prof. Panut Mulyono (tiga dari kanan) menunjukkan trofi Academic Leader Award dari Kemenristekdikti, di Jakarta, Selasa (1/10/2019) malam./Ist-UGM
Harianjogja.com, JOGJA- Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, meraih anugerah Academic Leader Award dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), pada Selasa (1/10/2019) malam. Panut Mulyono meraih Academic Leader Award kategori dosen dengan tugas tambahan sebagai pemimpin Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).
Selain Panut, dua dosen UGM, Prof. Mahfud Sholihin, juga berhasil meraih Academic Leader Award untuk kategori dosen bidang Sosial humaniora serta Prof. Siti Subandiyah, meraih penghargaan untuk kategori bidang pertanian.
Sementara itu, Prof. Arief Budiman meraih runner up Academic Leader Award untuk kategori bidang teknologi. “Pemberian penghargaan telah diberikan kemarin [Selasa, 1/10/2019) di Jakarta,” kata Direktur Direktorat SDM UGM, Ratminto, Rabu (2/10/2019).
Ratminto menambahkan tujuan diadakannya penghargaan ini antara lain mendorong peningkatan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diikuti penguatan inovasi nasional untuk kemandirian bangsa serta mendorong pelaku inovasi di perguruan tinggi agar terpacu mewujudkan ide kreatif. “Sekaligus sebagai nilai tambah baik sebagai individu maupun kemitraan antarpelaku inovasi,” katanya.
Selain kategori sosial humaniora, pertanian dan teknologi masih ada kategori lain dalam penghargaan ini, yaitu kependidikan, seni budaya, sains, kemaritiman, dan kesehatan. Proses persiapan dan fasilitasi untuk peserta dari UGM melibatkan Direktorat SDM serta Direktorat Penelitian.
Rektor UGM, Panut Mulyono, mengatakan anugerah ini merupakan penghargaan bagi seluruh warga UGM. Anugerah ini menambah semangat bagi civitas academica UGM dalam bekerja dan berkarya guna memajukan UGM dan bangsa.
“Semoga ada manfaat dan kontribusi UGM bagi kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia dan dunia agar lebih meningkat. Terima kasih untuk Kemenristekdikti dan seluruh keluarga besar UGM,” tutur Panut Mulyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
KKP mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat hilirisasi perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.