Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Mei 2026 Lengkap, Ada Layanan Malam!
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Massa menggelar aksi di halaman kantor Disnakertans DIY menolak UMP 2019 yang hanay naik 8,03%, Senin (22/10/2018)./Harian Joga-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JOGJA– Rencana penentuan upah minimum provinsi (UMP) untuk tahun depan masih menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) 78/2015. Artinya, formula kebutuhan hidup layak (KHL) yang menjadi salah satu dasar penetapan UMP tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) DIY Andung Prihadi Santosa, menjelaskan formula penetapan UMP dan upah minimum kabupaten (UMK) untuk 2020 masih menggunakan PP 78/2015 tentang pengupahan.
Berdasarkan ketentuan, katanya, PP tersebut baru bisa diperbarui setelah lima tahun diberlakukan. "Jadi baru tahun depan [direvisi]. Karena acuannya PP tersebut maka penentuan UMP masih menggunakan skema lama, sesuai PP 78/2015,” kata Andung, Senin (7/10/2019).
Hingga kini, Pemda DIY belum bisa menetapkan besaran kenaikan UMP maupun UMK 2020. Sebab, Pemda masih akan melakukan pembahasan dengan Dewan Pengupahan. Hasil pembahasan dengan Dewan Pengupahan nantinya dilaporkan kepada Gubernur DIY HB X. Terkait persentase kenaikan upah untuk tahun depan, Andung mengaku masih menunggu ketentuan dari pusat. "Kami masih menunggu dari kementarian untuk penetapan angka-angkanya," katanya.
Sekretaris Umum DPD KSPI DIY Irsyad Ade Irawan menilai keberadaan PP 78/2015 tidak layak untuk dijadikan acuan baik untuk menetapkan UMP maupun UMK di DIY. Alasannya, PP tersebut tidak melihat kebutuhan riil dalam menentukan besaran upah.
Menurutnya, selama ini upah yang diterima oleh buruh di DIY jauh lebih rendah dari KHL. Contohnya, UMK Jogja tahun ini ditetapkan sebesar Rp1,846 juta padahal hasil survei KHL September 2019 menunjukkan angka KHL sebesar Rp2,79 juta. "Ada selisih Rp900.000 yang ditanggung buruh. Tidak heran kalau kemiskinan di DIY masih terus tinggi," katanya.
Hasil survei upah berdasarkan KHL di Sleman (Rp2,749 juta), Bantul (Rp2,559 juta), Kulonprogo (Rp2,510 juta), dan Gunungkidul (Rp2,501 juta). Sebagai daerah yang mengusung semangat keistimewaan, katanya, sudah saatnya Pemda DIY mampu menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat. "Kami mendesak agar Gubernur menetapkan UMK DIY berdasarkan hasil survei KHL yang riil," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.