Segera Dibuka, Kelok 23 Jadi Harapan Baru Ekonomi Sisi Barat Gunungkidul
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Ilustrasi Pilkada
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPD Nasdem Gunungkidul membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah sejak Senin (23/9/2019). Hingga saat ini sudah ada 12 tokoh yang mengambil formulir pendaftaran.
Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengatakan penjaringan bakal calon kepala daerah dibuka selama satu bulan. Rencananya pendaftaran ditutup pada Rabu (23/10/2019). Ia mengakui, sudah ada 12 tokoh yang berminat untuk maju melalui Nasdem. “Sudah banyak yang mengambil karena ada 12 orang,” katanya saat ditemui Harian Jogja, Selasa (15/10/2019).
Meski demikian, Suparjo mengakui belum satu pun pelamar mengembalikan berkas pendaftaran. Ia tidak mempermasalahkan karena dari informasi yang didapatkan pengembalian formulir dilaksankaan menjelang penutupan penjaringan. “Jadi tunggu saja. Pasti ada yang mengembalikan,” katanya.
Disinggung mengenai tokoh-tokoh yang mengambil formulir, dia belum menyebutkan secara terperinci. Menurut dia, salah satu orang yang mengambil formulir pendaftaran adalah dirinya. “Sebagai kader dan ketua partai di daerah, maka saya siap untuk ikut bertarung,” kata anggota DPRD DIY ini.
Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin, mengatakan jajarannya masih berkonsultasi terkait dengan aturan kepartaian untuk penjaringan. Menurut dia, penjarinan seharusnya dilaksanakan mulai 20 September, tetapi karena harus melalui mekanisme kepartaian maka diundur. “Kami konsultasi dulu. Nanti kalau sudah jelas kami membuka penjaringan,” katanya.
Menurut Udin, sapaan akrab Anwarudin, dalam pilkada partainya tidak bisa mengusung calon sendiri sehingga harus berkoalisi dengan partai lain. Untuk koalisi ia mengaku membuka kesempatan dengan partai lain. “Masih sebatas komunikasi dan belum mengerucut untuk mengusung calon bersama,” katanya.
Untuk penjaringan bakal calon kepala daerah, DPC PDI Perjuangan selangkah lebih maju. Partai berlambang banteng moncong putih ini telah menyelesaikan tahapan dengan menjaring tujuh calon.
Dari dalam PDI Perjuangan muncul nama Danang Ardianta dan Demas Kursiswanto, sedangkan lima pendaftar lainnya di antaranya Kepala DPPKA DIY, Bambang Wisnu Handoyo; mantan Kepala DPPKAD Gunungkidul Supartono; RM Kukuh Hestrianingsih, Mayor Sunaryanto dan Kolonel Tugiman.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan jajarannya sudah melakukan pleno terkait dengan hasil penjaringan. Dari sejumlah tokoh yang mengambil formulir tidak semua mengembalikan karena hanya ada tujuh orang yang menyerahkan. “Ada lima orang lagi yang mengambil formulir, tapi tidak mengembalikan. Jadi, tujuh orang yang mengembalikan kami nilai serius maju sebagai calon kepala daerah,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul diperpanjang demi mengurangi risiko tebing runtuh. DPRD DIY juga soroti potensi ekonomi dan pariwisata.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Forum LSP Politeknik Indonesia kembali menggelar Pertemuan Tahunan Ke-6 di Yogyakarta pada 3–6 September 2026.