Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Owner Jasa Boga dan Convention, Suryati sedang memandu serangkaian acara Cooking Class./Harian Jogja-Fitriatul Choiriyah/M129
Harianjogja.com, JOGJA - Dalam rangka memperingati 16 tahun berdirinya Grha Sarina Vidi Yogyakarta, Vidi group selaku perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa paket dan gedung pernikahan, serta penyedia jasa konsumsi caturtunggal Jogja menyelenggarakan acara Cooking Class, pada Jumat (18/10/2019) petang. Acara ini berlangsung di Graha Sarina Garden.
Consultan Marketing Communications Vidi Group, Ayu Helena Cornelia, mengatakan Grha Sarina Vidi berdiri sejak 2003. Graha tersebut muat dengan kapasitas 3.000 tamu undangan setiap acara. Didukung oleh unit usaha Caturtunggal Vidi yang berpengalaman selama 36 tahun. Sehingga mampu menyajikan fasilitas dan jasa penyelenggaraan pesta pernikahan MICE (Meeting, Incentive, Convention & Exhibition).
Acara ini juga didukung oleh Tupperware yang menyediakan beraneka peralatan memasak untuk cooking class, serta hadir juga BFI Syariah Jogja sebagai sponsor. "Saya mewakili manajemen menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas dukungan dari media yang hadir dalam acara tersebut", ucapnya.
Owner Jasa Boga dan Convention, Suryati, menjelaskan serangkaian acara Cooking Class yang diikuti oleh 20 media, baik online maupun offline. Dalam kesempatan ini ia berbagi tips dan trik untuk menjaga cita rasa menu andalan Vidi Catering tersebut, sehingga masih mengena di hati masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.
Ia memandu acara tersebut dengan menu utama yang dimasak adalah Sup Ikan Priangan, menu tersebut yang menjadi signature Vidi Catering sehingga banyak digemari banyak konsumen. Selain itu ada menu pendamping yaitu Buncis Cabe Garam yang juga merupakan menu favorite di berbagai acara.
"Vidi Catering didirikan sejak tahun 1983 dengan tujuan memberikan pelayanan terbaik untuk melayani kebutuhan akan jasa catering yang berkualitas dan bercitarasa tinggi serta menjadi mitra dalam penyelenggaraan berbagai macam event", kata Suryati.
Dengan pengalaman dalam bidang jasa boga selama lebih dari 36 tahun, Surati sangat terampil, terlatih dan profesional, mutu produk yang berkualitas, serta good and beverage service yang diberikan sesuai standart hotel bintang. "Saat ini Vidi Catering telah mampu melayani sampai 15.000 porsi setiap hari", kata Suryati.
Suryati mengatakan usaha catering VIDI berkembang pesat dan menjadi pilihan catering wedding yang prestisius pada 1990 sampai 1998. Pada saat itu VIDI juga mempunyai salah satu perusahaan cabang yaitu HEGAR. Kemudian pada 2000 dalam keadaan ekonomi mulai pulih dan seiring dengan hal tersebut, VIDI bangkit dan kemudian berdiri Graha Sarina Vidi sebagai convention halo dengan luas 1,5 gentar yang cukup leluasa.
"Ditambah Sarina Garden yang dapat digunakan untuk event out door berkapasitas 700 pax", tambahnya.
Surati menambahkan dengan lahan yang seperti itu dapat menjadi solusi bagi masyarakat Jogja yang hendak merayakan pernikahan dengan lokasi tidak jauh dari pusat kota. Serta jangkauan pelayanan mencakup dalam dan luar kota Jogja.
"Kepuasan konsumen, Paduan rasa, Pelayanan standart hotel, jaminan halal, dan inovasi yang tiada henti merupakan ciri khas Vidi Catering untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan", jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.